Senin, 15 Juli 2024

135 Juta Masyarakat Adopsi Pembayaran Digital Melalui Aplikasi Dana

BACA JUGA

Selular.ID – Pada tahun 2022, Dana mencatat pertumbuhan pesat dalam hal pengguna yang terdaftar dan transaksi.

Perusahaan penyedia layanan dompet digital yakni Dana Indonesia menutup tahun 2022 dengan capaian positif, dimana jumlah pengguna tercatat mencapai lebih dari 135 juta atau tumbuh 42% year on year (yoy).

Sebelumnya pada 2021 hanya sebanyak 93 juta pengguna. Dana pun menyatakan, akan terus berupaya menjadi perusahaan teknologi finansial terdepan yang menyediakan solusi keuangan modern dengan perlindungan maksimal, kenyamanan, dan pengalaman pengguna terbaik bagi kebutuhan keuangan sesuai gaya hidup konsumen sehari-hari.

DANA akan terus berupaya untuk menjadi perusahaan teknologi finansial terdepan yang menyediakan solusi keuangan modern dengan perlindungan maksimal, kenyamanan, dan pengalaman pengguna terbaik untuk kebutuhan keuangan sesuai gaya hidup konsumen sehari-hari.

Vince Iswara selaku CEO dan Co-Founder DANA Indonesia mengatakan, jumlah pengguna bertambah sebanyak 40 juta dari sebelumnya sebanyak 95 juta. Selain itu, jumlah transaksi juga ikut tumbuh sebesar 150% (yoy).

Baca juga: Dana Ajak PRT Cakap Menggunakan Teknologi Finansial

“Pertumbuhan dari user dompet digital sendiri, kita tumbuh lebih dari 42%. User kami tidak hanya makin bertambah, tapi jumlah nilai transaksinya juga bertambah. Jadi overall pertumbuhan dompet digital kami sehat dan pesat di dua tahun terakhir,” Ujar Vince.

Banyaknya jumlah pengguna berasal tidak dari kota-kota besar saja, banyak di daerah-daerah lainnya. Hal ini sekaligus menunjukkan efektivitas dari layanan pembayaran dari dompet digital dalam rangka mendukung inklusi keuangan.

“Hampir 40% dari pengguna dompet digital kami sudah di luar Jawa, pertumbuhan ini sangat kami banggakan karena tidak hanya di Jawa saja tetapi di luar Jawa juga. Kita di luar top 20 cities, sudah lebih dari 50%. Jadi kalau kita lihat, kita itu pertumbuhan ke kota tier 2, 3, dan rural itu sangat baik, itu untuk peningkatan inklusi ke masyarakat Indonesia,” Katanya.

Pencapaian positif lain yang dilaporkan Dana ialah pertumbuhan dari online merchant sebesar 57% (yoy).

Sementara pertumbuhan offline merchant pun tidak kalah pesat, segmen yang didominasi dari usaha mikro dan kecil ini tumbuh sebesar 44% (yoy) sampai akhir 2022.

Dalam implementasi kemitraannya, Dana sebagai dompet digital yang menerapkan ekosistem terbuka dalam sistem operasinya juga berkolaborasi dengan Xendit, perusahaan teknologi finansial yang menyediakan infrastruktur pembayaran untuk Indonesia. DANA menjadi salah satu jenis pembayaran transaksi dalam ekosistem Xendit Group.

Melalui kerja sama Xendit dengan Dana, diharapkan semakin banyak masyarakat khususnya pelaku bisnis yang memanfaatkan peluang pertumbuhan digital agar perekonomian juga meningkat. “Kami berupaya mendukung mendukung  pemerintah mewujudkan literasi keuangan digital masyarakat.” ujar Managing Director Xendit Mikiko Steven.

Baca juga: Berikut Cara Buat QRIS Di Aplikasi DANA Untuk UMKM

Saat ini baru sekitar 13%-15% transaksi di Indonesia yang dilakukan secara digital. Sementara sisa transaksi lainnya masih dilakukan secara konvensional.

“Dari aspek kenyamanan, pengalaman pengguna berselancar dalam platformdompet digital DANA terus diperhatikan. Sedangkan dari sisi kemudahan terus ditingkatkan, khususnya untuk memastikan para pengguna dengan latar belakang unbanked dan unbankable dapat mencapai tujuan keuangannya,” Ujar Vince.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU