Jasa Unlock IMEI Marak Bagimana Upaya Pemerintah?

Selular.ID – Jasa unlock International Mobile Equipment Identity (IMEI) belakangan marak ditawarkan melalui media sosial.

Jasa tersebut diketahui dapat dengan mudah ditemukan di sejumlah e-commerce. Tentunya hal ini menghadirkan fenomena baru ditengah-tengah pemberlakuan pengaturan IMEI.

Hasan Aula, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ponsel Seluruh Indonesia (APSI),  menjelaskan, bahwa beberapa bulan sebelummya ada isu di pasar, IMEI, smartphone nyala, kemudian 3 bulan mati.

“Kita komunikasi dengan pemerintah kenapa mati. Kedua adalah banyak yang Unlock IMEI, dengan menawarkan jasa untuk barang ilegal bayar Rp200-500 ribuan,”ujar Hasan Aula, di Jakarta, (08/12/22).

Maraknyanya jasa unlock IMEI menunjukan bahwa sejauh ini masih banyak peredaran ponsel ilegal.

Dan hal itu disebut-sebut akan berdampak terhadap kerugian konsumen dari kualitas layanan operator selular yang dipengaruhi oleh perangkat yang tidak berkualitas, serta potensi kerugian negara yang jumlahnya tak sedikit.

Baca Juga:5 Cara Mudah Mengecek IMEI iPhone, Wajib Diperhatikan Sebelum Membeli

“Kita memang berharap ada support dari pemerintah, yakni Kominfo bagaimana bisa mempunyai tools, untuk bisa mengatasi unlock ini, “ujar Hasan, di Jakarta, (07/12/22).

Dan dikatakan Hasan, sejauh ini Kementeriaan Komunikasi dan Informatika (Kominfo), menanggapi sangat baik. Dan terus melakukan komunikasi.

“Mereka sangat responsif sih dan cukup aktif sih. saya rasa mereka juga koordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag),”kata Hasan lagi.

Dan Hasan berharap Revisi undang-undang Telekomunikasi untuk jerat jasa unlock IMEI, menurutnya membutuhkan kolaborasi lebih lanjut pendapat dari Kemendag.

“Memang membutuhkan support Kominfo bagaimana bisa mempunyai tools untuk mengatasi jasa unlock IMEI ini, itu yang paling penting,”harap Hasan.

Gembong Sukendra, Ketua Tim Koordinasi dan Supervisi Pengawasan (KSP) Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan menjelaskan terrkait dengan ketentuan IMEI ini diatur Permendag 25/2021.

Bahwa ketentuan label IMEI itu harus ditampilkan dibarang atau kemasan.

“Waktu itu berkolabotasi dengan Kominfo, Kemenperin, bea cukai menanggulangi smartphone yang beredar. Jadi kita membuat kebijakan dan kami menyesuaikan bagaimana yang dilakukan dari salah satu kewajiban adalah di label kemasan atau barangnya harus mencantum IMEI,”tutur Gembong.

Gembong juga menyebutkan melakukan pengawasan melalui online terkait dengan jasa unlock IMEI.

“Ada jasa buka blokir di market place. dan kami minta dilakukan take down link yang menyediakan jasa buka blokir tersebut,”kata Gembong lagi.

kemudian pengawasan terpadu dilakukan secara langsung (onsite) bersama tim dari Kemenperin dan kominfo bea cukai dan lainnya.

“Kita juga melakukan sosialisasi onsite dan online kepada pedagang perangkat telekomhnikasi tentang kewajiban memperdagangkan perangkat telekomunikasi dengan IMEI yang telah terdaftar dan tervalidasi serta larangan perdagangan jasa unblocking IMEI,”tutup Gembong.

Seperti diketahui, pemerintah memberlakukan pengendalian IMEI untuk perangkat telekomunikasi jenis handphone, komputer genggam, dan komputer tablet (HKT) September 2020.

Baca Juga:3 Cara Cek IMEI iPhone dan Cara Daftar Nomor IMEI iPhone Melalui Beacukai

Mulai 15 September 2020 pukul 22.00 WIB seluruh handphone, komputer genggam, dan komputer tablet yang IMEI nya tidak terdaftar di dalam sistem CEIR, tidak akan mendapatkan layanan jaringan perangkat telekomunikasi bergerak seluler.