Dipecat Dari Twitter, Parag Agrawal Kantungi Pesangon USD 42 Juta

Twitter Parag Agrawal

Selular.ID – Pembelian Twitter oleh Elon Musk berdampak pada para petingginya. Hanya sehari pasca pembelian twitter, Musk langsung memecat empat petingginya, termasuk sang CEO Parag Agrawal.

Ketiga petinggi Twitter yang bernasib sama dengan Parag adalah Ned Segal (Chief Financial Officer Ned Segal), Vijaya Gadde (Legal, Policy and Trust Lead), dan Sean Edgett (General Counsel).

Parag sepertinya sudah ditargetkan oleh Musk sebagai orang pertama yang harus “angkat kardus” dari Twitter. Memang pada saat berniat membeli Twitter, salah satu orang terkaya di dunia itu, sudah menyatakan tidak percaya dengan manajemen Twitter. Sang CEO Parag Agrawal, berulangkali berdebat dengan Musk soal spam di Twitter dan juga persoalan lainnya.

Musk sendiri beralasan media sosial itu tidak transparan, khususnya soal kebijakan sensor dan moderasi konten. Ia juga menganggap data bot atau akun spam di Twitter lebih tinggi dari yang dilaporkan manajemen. Namun semua kritikan Musk itu dibantah oleh para petinggi Twitter.

Agrawal sendiri sebelumnya sudah menyatakan skeptis terhadap masa depan Twitter, jika situs microbloging yang dibangun oleh Jack Dorsey itu, bakal sepenuhnya dikuasai oleh Elon Musk.

“Begitu kesepakatan ditutup, kami tidak tahu ke arah mana platform akan pergi,” kata Agrawal kepada karyawannya, Senin (2/4/2022).

Agrawal merupakan tangan kanan Jack Dorsey. Ia bergabung dengan Twitter pada 2011 ketika masih menempuh studinya.

Bergabung dengan tim teknik, menungkinnya bertanggung jawab atas teknologi iklan. Selama karirnya, Agrawal pernah bekerja di Microsoft dan Yahoo!.

Saat di Twitter, Agrawal menggunakan konsep pembelajaran mesin, yakni salah satu teknik kecerdasan buatan yang paling menjanjikan berdasarkan analisis data.

Kemudian, manajemen informasi ini ditangani dengan benar dalam iklan bersponsor yang mencapai profil pengguna Twitter, sehingga memungkinkan perusahaan memperoleh pendapatan hingga jutaan dolar.

Namun karir gemilang Agrawal di Twitter, kini telah berakhir. Sang pemilik baru, Elon Musk bakal mengambil alih posisi CEO, demi perubahan besar yang diusungnya. Meski lengser dari CEO Twitter, Agrawal yang baru berusia 37 tahun tidak perlu berkecil hati. Ia diperkirakan akan mendapatkan lebih dari US$ 42 juta atau sekitar Rp 604 miliar sebagai uang pesangon untuk pemecatannya.

Duit segede itu tentunya akan menjadi modal berharga bagi pria keturunan India itu, untuk mengembangkan karir selanjutnya.

Baca Juga: Batal Akuisisi Twitter, Ternyata Elon Musk Membeli Manchester United?