Hadir Pekan Lalu, BukaTabungan Panaskan Persaingan Perbankan Digital

Selular.ID – Salah satu eCommerce Indonesia, pekan lalu Bukalapak meluncurkan BukaTabungan, yakni aplikasi perbankan digital yang dikembangkan bekerja sama dengan Standard Chartered Bank.

Bukalapak, pendatang terbaru di kancah perbankan digital Indonesia, telah membuat persaingan di bidang itu semakin ketat.

Pengguna Bukalapak dapat dengan mudah membuka akun BukaTabungan dan menjadikannya sebagai opsi pembayaran di dalam aplikasi.

Hal ini serupa dengan yang dilakukan Gojek dan Bank Jago. Bedanya, pengguna BukaTabungan juga bisa melakukan penarikan uang di merchant Mitra Bukalapak dan beberapa minimarket di seluruh Indonesia.

Dengan menawarkan suku bunga tinggi untuk menarik pengguna baru, BukaTabungan mengikuti jejak bank digital lainnya.

Pada 7%, suku bunga tabungan bonus BukaTabungan lebih tinggi dari suku bunga SeaBank dan Bank Neo Commerce saat ini sebesar 6%.

Baca juga : Kinerja Perseroan Bukalapak di Kuartal Pertama Menguat, Inilah Faktornya

Dalam keterangannya, Bukalapak mengatakan penawaran bunga ini hanya berlaku hingga akhir Oktober.

Namun ada kemungkinan akan diperpanjang jika BukaTabungan masih membutuhkan dorongan untuk mendapatkan pengguna baru. Pemain bank digital lainnya juga telah mengadopsi strategi ini.

Suku bunga tinggi memang dianggap sebagai cara cepat untuk mendapatkan banyak pengguna baru. Bank Neo Commerce, misalnya, memperoleh 14,6 juta pengguna sekitar setahun setelah diluncurkan. SeaBank berhasil menarik 800.000 pengguna dalam waktu kurang dari setahun juga.

Bagi BukaTabungan, menawarkan suku bunga tinggi dalam jangka panjang dapat merugikan dalam jangka panjang, mengingat profitabilitas akan menjadi fokus utama Bukalapak.

Sebagai gantinya, bank digital dapat memanfaatkan ekosistem e-commerce Bukalapak yang mencakup 110 juta pengguna, 6,8 juta pedagang online, dan 14,2 juta bisnis offline, termasuk warung di jaringan Mitra Bukalapak.

Ke depan, Bukalapak juga bisa membidik UMKM di platformnya, segmen yang masih minim akses ke pembiayaan formal.

Berkat kehadiran Mitra Bukalapak yang kuat di kota-kota yang lebih rendah, perusahaan dapat memperkenalkan UMKM ini ke BukaTabungan.

Tentu saja Bukalapak juga dapat memanfaatkan pengalaman perbankan Standard Chartered untuk memberikan layanan tanpa batas.

Standard Chartered baru-baru ini bekerja sama dengan FairPrice Group untuk meluncurkan bank digital di Singapura bernama Trust.

Patut dicatat bahwa Bukalapak juga memiliki 11,5% saham di Allo Bank yang berbasis di Indonesia, membuka potensi kolaborasi di masa depan.

Baca juga : Tidak Perlu ke Samsat, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Bisa Pakai Signal di Bukalapak