Alasan XL Axiata Masih Belum Terapkan eSIM: Masih Pikirkan UMKM

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa
Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa

Selular.ID – Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengungkapkan pihaknya belum akan beralih ke Teknologi Embedded SIM atau eSIM.

Padahal Apple telah meluncurkan smartphone yang mendukung eSIM seperti iPhone XR, XS, dan XS Max di Indonesia.

Gede menjelaskan XL Axiata masih memikirkan nasib usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) jika menggunakan eSIM.

TONTON JUGA:

“Karena basic kami UMKM. Masih banyak UMKM yang menjual kartu perdana atau voucher XL Axiata ke masyarakat,” ujar Gede saat Selular temui, Senin (8/8/2022).

“Jika XL Axiata menerapkan eSIM maka nanti yang akan berperan yakni produsen smartphon, sedangkan para UMKM perannya tidak ada lagi,” sambungnya.

Baca juga: XL Axiata Sebut Layanan 5G Belum Bisa Dinikmati Jika Pemerintah Belum Lakukan Hal Ini

Sejauh ini operator seluler yang baru menerapkan eSIM hanya Smartfren saja di Indonesia.

Smartfren sudah meluncurkan eSIM pada bulan September 2019.

Sejauh ini, kemungkinan Telkomsel juga akan meluncurkan eSIM pada tahun 2022 ini.

Pengertian eSIM

Melansir dari website Apple, eSIM adalah SIM digital yang memungkinkan pengguna mengaktifkan paket seluler dari operator tanpa harus menggunakan nano-SIM.

Jadi, eSIM sendiri sudah berada di dalam perangkat yang mendukung.

Berbeda dengan sistem inject kartu SIM, eSIM memungkinkan mengganti layanan dari satu operator seluler ke operator lainnya dengan scan QR barcode.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa eSIM mereka percaya akan menjadi standar baru kartu SIM di masa depan.

Meski prosesnya akan memakan waktu, apalagi eSIM juga baru iPhone hingga beberapa handphone Android saja yang menggunakannya.

Baca juga: XL Axiata Raih 5 Penghargaan di Selular Award 2022, Ini Daftarnya