Saat Sejumlah Startup di Ujung Tanduk dan Nilai Crypto Menurun, Jumlah Staf PINTU Naik 2 Kali Lipat

CMO PINTU Timothius Martin.
CMO PINTU Timothius Martin.

Selular.ID – Saat sejumlah startup goyah dan nilai pasar Crypto cenderung menurun, lalu apa upaya dari platform investasi aset Crypto PINTU untuk menjaga konsistensinya?

Seperti kita ketahui ada sejumlah startup yang mulai goyah karena memangkas karyawannya hingga membubarkan diri di Indonesia.

Melihat hal tersebut, Chief Marketing Officer (CMO) PINTU Timothius Martin turut buka suara.

Pria yang akrab disapa Timo ini mengatakan ketika sejumlah startup melakukan efesiensi, pertumbuhan staff di PINTU tumbuh dua kali lipat.

TONTON JUGA:

“Saat ini pertumbuhan staff di PINTU tumbuh hingga dua kali lipat sejak tahun 2021 di mana per April 2022 ada lebih dari 200 staff,” ujar Timo kepada Selular.ID, Kamis (9/6/2022).

Timo menambahkan beberapa waktu lalu, PINTU juga merampungkan pendanaan senilai 113 juta Dolar AS atau setara Rp1,6 triliun.

“Melalui pendanaan tersebut, kami berencana akan terus melakukan perekrutan talenta-talenta terbaik untuk berbagai posisi strategis,” ungkapnya.

“Misalnya engineering, business & strategy, hingga human resources,” sambung Timo.

Pasar crypto yang redup

Baca juga: PINTU Sebut Investor Crypto di Indonesia Masih Lebih Besar dari Investor Saham