Hacker Kembali Beraksi di Pasar Mata Uang Kripto, Koin Senilai Rp1,48 Triliun Raib

Selular.ID – Kasus hacker terjadi di pasar mata uang kripto, koin senilai Rp1,48 triliun raib.

Di saat pasar kripto sedang mengalami masa pemulihan, kabar buruk datang.

Hal ini karena seorang hacker mengaku telah meretas dan mencuri kripto senilai US$ 100 juta atau setara Rp 1,48 triliun dari Horizon yang mengembangkan blockchain.

Pencurian ini mereka sebut sebagai pencurian yang terdesentralisasi.

TONTON JUGA:

Rincian mengenai peretasan itu masih terus petugas selidiki.

Namun Harmony, pengembang di balik Horizon, mengatakan mereka terus melakukan identifikasi sang peretas tersebut sejak Rabu pagi lalu.

Baca juga: Harga Mata Uang Kripto Cenderung Menguat Sepekan Belakangan

Harmony telah mengantongi satu akun yang mereka duga sebagai pelakunya.

“Kami telah mulai bekerja dengan otoritas nasional dan spesialis forensik untuk mengidentifikasi pelaku hacker dan mengambil kembali dana kripto yang hilang,” kata Harmony, melansir CNBC Internasional, Selasa (28/6/2022) kemarin.

Harmony mengatakan sedang bekerja dengan Biro Investigasi Federal (FBI) dan beberapa perusahaan keamanan siber untuk menyelidiki serangan hacking tersebut.

Jembatan blockchain memainkan peran besar dalam ruang desentralized finance (DeFi).

Di mana hal ini dapat menawarkan pengguna cara mentransfer aset mereka dari satu blockchain ke blockchain lainnya.

Dalam kasus Horizon, pengguna dapat mengirim koin digital (token) dari jaringan Ethereum ke Binance Smart Chain.

Target hacker

Baca juga: 3 Alasan Bill Gates Ogah Investasi Bitcoin Maupun Kripto