Begini Wujud NFT dari Vaksin Covid-19 Segera Dilelang Juli 2022

NFT vaksin

Selular.ID – Meski sedang alami penurunan pangsa, komunitas Blockchain telah dihebohkan oleh NFT tampilan dari vaksin Covid-19 jenis mRNA.

Dengan menampilkan teknologi molekuler dari vaksin mRNA yang digunakan untuk memerangi Covid-19, segera dilelang di Christie’s online bulan depan.

Tujuannya untuk mengumpulkan uang bagi penelitian medis di masa depan.

Karya digital 3-D dirancang oleh University of Pennsylvania dan Drew Weissman, seorang dokter yang  membantu menciptakan vaksin mRNA.

Baca Juga: Hindari Insider Trading Industri NFT, Begini Kebijakan TokoMall Kepada Karyawan

Dengan tampilan visual bergerak dalam, satu menit ini juga dilengkapi dengan storyboard yang menjelaskan cara kerja vaksin mRNA untuk melawan virus Covid-19.

Perlu diketahui, mRNA, kependekan dari messenger ribonucleic acid, adalah molekul RNA beruntai tunggal yang sesuai dengan urutan genetik gen.

Tidak seperti vaksin tradisional, yang menggunakan kuman lemah atau tidak aktif untuk memicu respons imun, vaksin mRNA dirancang untuk mengajari tubuh membuat protein yang memicu respons imun.

NFT yang inovatif dengan konsep vaksin Covid-19 ini akan ditawarkan di Christie’s online mulai 15-25 Juli.

Baca Juga: Penjualan Merosot, OpenSea Telah Mendesain Ulang Toko NFT Lebih Fresh

Peter Klarnet, wakil presiden dan spesialis senior di departemen buku dan manuskrip di Christie’s, mengungkap bahwa NFT ini terbilang penting untuk kehidupan.

“Ini memiliki komponen artistik yang indah, dan itu adalah sesuatu yang penting bagi kehidupan kita sehari-hari dan sesuatu yang dianggap penting secara historis seiring berjalannya waktu.” Kata klarnet

Namun belum diungkap berapa harga awal lelang dari NFT vaksin mRNA tersebut, kemungkinan langsung dibuka bulan depan.

Sedangkan untuk di Indonesia, Vaksin mRNA ini sempat ramai di awal tahun. Karena beredar desas-desus bahwa dapat menyebabkan kematian.

Namun langsung dikonfirmasi oleh pihak Kominfo, bahwa informasi yang tersebar di Internet adalah HOAX.

Karena berdasarkan survey, bahwa teknologi vaksin mRNA belum terbukti ada yang menjadi korban kematian.