Banding Apple Terkait Paten Qualcomm Ditolak Oleh Mahkamah Agung

Apple Qualcomm

Selular.ID – Pada (27/06) dalam suatu pengadilan memutuskan bahwa mereka menolak upaya Apple menyelesaikan persetujuan paten terhadap Qualcomm.

Karena pada 2019, Apple telah mencari keputusan dalam persetujuan dua belah pihak kepada Qualcomm di persidangan dengan gelontorkan miliaran dolar.

Persetujuan tersebut untuk batalkan sepasang paten smartphone Qualcomm, dan kedua belah pihak menyetujui perjanjian lisensi enam tahun yang berakhir pada 2025.

Jadi Apple dan Qualcomm tandatangani perjanjian pasokan chipset multi-tahun yang cukup beri Apple chip modem untuk memenuhi kebutuhannya selama beberapa tahun.

Baca Juga: Ada di HP Xiaomi, Simak 3 Cara Mengoptimalkan Fitur MIUI 13

Apple mengajukan banding atas putusan pengadilan dengan mengatakan perusahaan tidak memiliki kedudukan untuk batalkan paten Qualcomm karena penyelesaian tersebut.

Karena perusahaan asal Cupertinho, mengungkap harus diizinkan untuk ajukan banding karena Qualcomm dapat menuntutnya lagi setelah penyelesaian dengan Apple berakhir.

Mahkamah Agung menolak untuk mendengar gugatan Apple yang meminta pembatalan sepasang paten Qualcomm.

Pada tahun 2017, Qualcomm menggugat Apple dengan tuduhan melanggar berbagai paten teknologi handset Qualcomm untuk iPhone, iPad, dan Apple Watch.

Baca Juga: Video: Samsung ikuti Apple, Pangkas Produksi Smartphone Juni 2022!

Kedua perusahaan telah mengambil tindakan hukum dan Apple pergi ke Pengadilan Paten dan Kantor Banding Merek untuk menantang validitas paten Qualcomm.

Dewan Banding putuskan dukung Qualcomm dan Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit Federal menolak banding Apple tahun lalu berdasarkan penyelesaian Apple-Qualcomm.

Laporan Phone Arena, Apple menjelaskan kepada Mahkamah Agung bahwa pihaknya masih menghadapi risiko digugat lagi ketika penyelesaian berakhir pada 2025 atau 2027.

Apple mengungkap bahwa Qualcomm telah menggugatnya sebelumnya, tidak menyangkal niatnya untuk melakukannya lagi, dan memiliki sejarah secara agresif menegakkan patennya.

Baca Juga: Harga iPhone SE 2 Turun Drastis, Usai Apple Rilis iPhone SE 3 Tahun 2022

Terkait posisinya dengan hakim, Qualcomm berpendapat bahwa Apple tidak mengalami kerugian khusus yang akan memberikan kedudukan hukum untuk meminta pengadilan  menolak paten Qualcomm.

Bulan lalu, Presiden Joe Biden menyarankan kepada Mahkamah Agung untuk menolak permintaan banding Apple.

Dan dalam situasi ini, pengadilan memberikan apa yang diinginkan presiden.

Apple telah berharap untuk menggunakan modem 5G yang dirancangnya sendiri, kemudia analis  terkemuka Ming-Chi Kuo mengatakan bahwa Apple akan memulai debut modem 5G-nya sendiri dengan seri iPhone 15 2023.

Kuo mengatakan bahwa keputusan Apple untuk menggunakan modem 5G yang dirancang khusus untuk iPhone akan memukul keras Qualcomm.