BAKTI Bangun 2.500 Lokasi Akses Internet Satelit Bersama Kacific

BAKTI Internet satelit

Selular.ID – Dikarenakan aspek geografis, banyak area di wilayah 3T (terdepan, terluar & tertinggal) tidak kebagian infrastruktur telekomunikasi yang standar seperti di perkotaan.

Solusinya, mereka menggunakan internet satelit.

Saat ini, kebutuhan akses internet yang memadai dan merata, terutama di pelosok, semakin hari terus meningkat.

Menjawab kebutuhan tersebut, salah satu penyedia layanan internet satelit Kacific telah menyelesaikan pembangunan lebih dari 2.500 lokasi akses internet satelit dengan rekor waktu lima bulan.

Dalam pembangunan ini, Kacific Broadband Satellites Group bekerja sama mitra lokal PT Bis Data Indonesia (BIGNET) dan PT Primacom Interbuana (PRIMACOM).

Baca Juga: BAKTI Gandeng Telkomsel dan XL Axiata, Garap BTS 4G di 7.904 Desa 3T

Pembangunan ini merupakan proyek penyediaan akses internet satelit untuk infrastruktur pemerintah di daerah yang dipimpin oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

BAKTI menggunakan dan mengelola dana dari Universal Service Obligation (USO) untuk penyediaan infrastruktur dan layanan telekomunikasi.

Salah satu proyek terbesarnya adalah penyediaan akses internet di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) yang dianggap tidak layak secara bisnis.

Baca Juga: Telkom dan BAKTI Kominfo Implementasikan Digitalisasi di 5 Destinasi Wisata

Dalam proyek ini Kacific, BIGNET, dan PRIMACOM bekerja sama dengan BAKTI untuk menyediakan akses internet satelit berkecepatan tinggi ke sekolah-sekolah, pusat pelatihan kejuruan, pusat kesehatan masyarakat, lokasi wisata, balai desa dan kantor pemerintah.

Tantangan dalam pembangunan yang tersebar di beberapa pulau dengan lokasi terpencil di seluruh Indonesia ini berada di bagian logistiknya.

Layanan satelit juga akan digunakan untuk mendukung peningkatan kuantitas dan kualitas layanan transmisi program BTS Lastmile BAKTI dan program lainnya.

“Pemerintah Indonesia menunjukkan kepemimpinan yang hebat dalam visi mereka untuk menghubungkan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Christian Patouraux, CEO Kacific.

Baca Juga: BAKTI Harus Kembali ke Khitah Sebagai Regulator

Proyek BAKTI sejalan dengan misi Kacific untuk menjembatani kesenjangan digital dengan menyediakan akses internet berkecepatan tinggi yang terjangkau di daerah-daerah paling terpencil dan kurang terlayani.

Dengan adanya akses internet satelit, menjadi pilihan yang sangat baik dalam menghubungkan seluruh masyarakat dengan cepat, karena kemampuannya untuk menjangkau kantong-kantong populasi di kondisi geografi yang menantang.

Baca Juga: Pemerataan Akses Telekomunikasi, BAKTI Butuh Dana USO Lebih Banyak

“Dengan proyek konektivitas satelit ini, kami mengambil langkah maju yang signifikan untuk mencapai tujuan kami, yaitu pemerataan teknologi informasi dan komunikasi, untuk memperkuat persatuan nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ketahanan nasional terhadap bencana dan keadaan darurat,” sambung Bambang Noegroho, Direktur Infrastruktur dari BAKTI.