Hands On: Huawei Freebuds SE, TWS Murah yang Kaya Fitur!

Huawei Freebuds
Huawei freebuds SE

Selular.ID – Hari ini Huawei baru saja merilis TWS murah Freebuds SE, dengan desain yang minimalis dan bobot yang ringan.

Hadirnya TWS Murah Huawei Freebuds SE, dari hasil riset Huawei yang menemukan bahwa kebanyakan pengguna internet yang mencari TWS di harga Rp500.000.

Namun Huawei menemukan masalah di TWS di harga tersebut, dengan kualitas yang minor seperti, daya tahan baterai kurang baik hingga masalah pairing ke perangkat.

Maka Freebuds yang terbuat untuk menjadi penuntas masalah yang sering pengguna temui pada TWS Rp500 ribuan.

Baca Juga: Bocoran TWS Murah Huawei yang Akan Rilis di Indonesia

Tim Selular kebetulan mendapatkan kesempatan untuk menguji kualitas yang dimiliki dari TWS murah Huawei Freebuds SE.

Lalu, Apa saja keunggulan yang dimiliki dari TWS murah Huawei ini? Berikut ulasan singkatnya:

Punya Desain yang compact

Huawei freebuds SE (Wildhan)Huawei Freebuds SE hadir dengan harga yang terjangkau, selain itu tetap memperhatikan segi desainnya.

Karena Dimensi dari charging casenya terbilang cukup minimalis, memudahkan pengguna agar tidak slip.

Bobotnya pun ringan, karena charging casenya hanya 35 gram jika tanpa isinya, sedangkan dari earbudsnya hanya 4.7 gram.

Terdiri dari dua warna Putih dan biru yang terinspirasi dari batuan Amazon atau disebut Amazonite.

Earbuds Dengan fitur semi in ear

Freebuds SE

Tws Freebuds Se, selain mempunyai desain charging case yang compact Huawei juga memperhatikan kenyamanan pengguna.

Karena earbuds dari TWS tersebut mengusung semi in ear, yang produsen tujukan agar tidak menyebabkan nyeri saat ini digunakan dalam jangka waktu panjang.

Hal tersebut terbukti, karena posisinya tidak terlalu masuk ke dalam telinga, namun tetap adanya bantalan karet yang halus.

Meski begitu saat pengguna pakai sambil beraktivitas TWS ini juga tetap mencengkram dan tidak mudah lepas.

Halaman Selanjutnya

Pairing Cepat Berkat…

Baca Juga: Ambisi Huawei di Bisnis Mobil Listrik, Terkendala Krisis Pasokan Chip