Minggu, 19 Mei 2024
Selular.ID -

Lampaui 5G, China Catat Rekor Streaming Data Menggunakan “6G”

BACA JUGA

Selular.ID – Teknologi 5G masih dalam proses diluncurkan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tetapi China memulai mengerjakan standar konektivitas nirkabel berikutnya, 6G, menurut laporan dari South China Morning Post.

Laporan tersebut menyatakan bahwa para peneliti di negara itu mengalirkan 1 terabyte data lebih dari 3.300 kaki dalam satu detik, suatu prestasi pemecahan rekor yang diumumkan pada hari Rabu oleh tim yang dipimpin oleh Profesor Zhang Chao dari Fakultas Teknik Dirgantara Universitas Tsinghua.

Para peneliti mencapai rekor ini melalui penggunaan gelombang radio frekuensi sangat tinggi yang dikenal sebagai gelombang milimeter pusaran.

Apa yang disebut teknologi 6G dapat digunakan untuk peningkatan persenjataan dan sistem pertahanan.

Tes tersebut membuktikan bahwa senjata hipersonik (yang bergerak pada atau lebih cepat dari lima kali kecepatan suara) akan dapat menggunakan 6G untuk mendeteksi target dan untuk komunikasi.

Baca Juga: Merek-Merek China Mencengkram Kuat Pasar Smartphone India dan Indonesia

China klaim memimpin dunia dalam penelitian

Sebuah sistem nirkabel eksperimental didirikan di kompleks yang digunakan untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing dan secara bersamaan dapat mengalirkan lebih dari 10.000 umpan langsung definisi tinggi.

Profesor Zhang Chao, dari sekolah teknik kedirgantaraan di Universitas Tsinghua di Beijing, mengatakan gelombang milimeter pusaran tidak seperti apa pun yang digunakan dengan komunikasi radio selama 100 tahun terakhir.

Profesor itu menambahkan bahwa sinyal-sinyal ini menambahkan “dimensi baru pada transmisi nirkabel” dan berarti bahwa China “memimpin dunia dalam penelitian tentang teknologi kunci potensial untuk 6G.”

Teknologi saat ini menggunakan gelombang elektromagnetik dua dimensi yang bergerak naik turun untuk merepresentasikan informasi.

Gelombang pusaran milimeter memiliki tiga dimensi yang dibandingkan dengan gerakan berputar tornado.

Gerakan berputar ini dapat berisi informasi tambahan yang akan meningkatkan bandwidth komunikasi.

Tim yang mengerjakan terobosan ini di China menciptakan pemancar unik yang memungkinkan gelombang berputar dalam tiga mode berbeda untuk membawa data tambahan.

Pada saat yang sama, perangkat penerima khusus dibangun yang dapat memecahkan kode data dalam jumlah besar dalam sepersekian detik.

Baca Juga: Top 5 China: iPhone Terlaris Setelah Enam Tahun

Halaman berikutnya

Peluncuran komersial 6G dapat dimulai pada tahun 2030 di China..

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU