Basmi Cheater Call of Duty Andalkan Damage Shield

Basmi Cheater Call of Duty Andalkan Damage Shield
Basmi Cheater Call of Duty Andalkan Damage Shield

Selular.ID – Memblokir atau membasmi cheater tidak selalu berhasil karena mereka biasanya dapat membuat akun lain. Ricochet sebagai fitur anti-cheat game Call of Duty terus melakukan pengembangan, Activison mengumumkan bahwa mengembangkan fitur bernama Damage Shield.

Damage Shield membuat pemain memiliki pelindung yang membuat peluru memantul saat mereka diserang cheater.

Cara ini bekerja saat server mendeteksi cheater yang merusak game secara real-time, mereka akan mematikan kemampuan pemain curang itu untuk menimbulkan kerusakan kritis pada pemain lain.

Hal ini akan membuat pengguna cheat lebih rentan terhadap pemain lain, sehingga memungkinkan tim pengembang untuk mengumpulkan informasi tentang sistem yang digunakan cheater.

Baca Juga: Activison Ungkap Warzone 2 di Call of Duty, Seperti Ini Detailnya

Damage Shield ini sendiri, menurut tim pengembang, baru saja dirilis setelah diuji coba dan tengah diluncurkan di seluruh dunia.

Perusahaan juga memberi tahu para penipu bahwa itu akan mulai melarang mereka di seluruh franchise game Call of Duty , tidak hanya berdasarkan game-by-game, dan larangan itu akan meluas ke game Call of Duty di masa depan juga.

Pelanggaran kebijakan keamanan selanjutnya, ekstrem, atau berulang seperti kecurangan dalam game dapat mengakibatkan penangguhan permanen semua akun.

Selain itu, segala upaya untuk menyembunyikan, menyamarkan, atau mengaburkan identitas, atau identitas perangkat keras juga dapat mengakibatkan penangguhan permanen.

Cheater semakin masif
Seperti dilaporkan pengembang sebelumnya, pemberantasan cheater akan semakin masif dan agresif di masa mendatang. Sang publisher, Activision, mengatakan kepada PC Gamer bahwa mereka sudah memberikan penalti terbaru kepada setidaknya 30 ribu akun.

Itu berarti Warzone sudah memberantas hampir 100 ribu akun hanya pada 2021 saja.Sebelumnya, ditemukan banyak akun curang atau cheater. Raven Software mengumumkan telah memblokir 60.000 akun yang terdeteksi sebagai cheater.

Hal ini menandakan Call of Duty terus memiliki banyak celah baru untuk diekpsloitasi sehingga bisa ditembus cheater. Untuk meminimalisir hal itu, sistem anti-cheat yang dikembangkan oleh developer diklaim dapat memfilter player curang atau cheater. Ini merupakan pengumuman kedua di tahun 2021.

Beberapa kecurangan yang berhasil mereka deteksi termasuk “aimbots, wallhacks, trainer, stat hacks, texture hacks, leaderboard hacks, injector, dan hex editor”.

Untuk sejumlah langkah diklaim sudah diterapkan oleh pengembang game untuk membuat komunitas game Call of Duty Warzone bebas dari cheater.

Baca Juga: Judul Call of Duty 2022 Bocor

Selain itu, pengembang Call of Duty juga terus berusaha menjaga game-gamenya besar dari pemain curang. Contohnya, update sistem keamanan tiap minggu, meningkatkan mekanisme laporan in-game, menambahkan sistem keamanan 2FP, dan lainnya.

Juga mendedikasikan sumber daya selama 24 jam/7 hari untuk mengidentifikasi cheater, seperti penggunaan aimbot, wallhack, dan lainnya.