spot_img
BerandaPersonaSky Li: Meramu Realme Dari Produk Smartphone Hingga AIoT

Sky Li: Meramu Realme Dari Produk Smartphone Hingga AIoT

-

Jakarta, Selular.ID – Realme hadir menjadi pesaing vendor smartphone, CEO Sky li dengan mengusung konsep pasar yang cocok untuk anak muda, karena memiliki harga terjangkau Namun kualitas produk yang bersaing. Pada tahun 2021 realme pun mulai gencar mengejar pasar AIoT.

Sky li membentuk realme pada 4 Mei 2018, dengan merekrut beberapa anak muda lainnya yang berkecimpung di industri smartphone dari beragam negara. Pada awalnya realme adalah subrand dari Oppo, karena seperti yang kita ketahui Sky li pernah memiliki jabatan dari Oppo.

Saat masih menjadi bagian Oppo, Sky li menjabat sebagai Vice President and Head of Overseas Business Department OPPO. Setelah Sky li mundur dari Oppo produk dari realme sudah terbentuk, karena memiliki rentan waktu 2 bulan setelah Sky li mengumumkan dirinya mengundurkan diri dari Oppo melalui media sosial.

Setelah Sky li mundur, ia langsung fokus dalam mendirikan realme yang memiliki keunggulan sebagai smartphone yang menyatukan 3 hal yaitu: kinerja cepat, desain stylish, dan harga terjangkau.

Produk Realme Pertama

smartphone realme pertamaRealme didirikan oleh Sky li sesuai dengan pengalaman bisnisnya di pasar luar negeri selama bertahun-tahun dan wawasan permintaan dari global. Kerena hal itu Sky li berhasil menemukan studi kasus, yaitu meskipun anak muda di seluruh dunia memiliki keinginan yang beda dari sebuah smartphone, mereka memiliki tuntutan yang sama, yaitu kinerja dan desain.

Lalu ia berhasil membuat produk pertamanya bernama realme 1 diluncurkan di India pada Mei 2018. Realme1, diakui secara luas sebagai smartphone dengan desain dan kinerja optimal.

Dengan bukti bahwa realme 1 terjual habis dalam dua menit setelah tersedia di situs toko daring Amazon pada saat Realme menjadi ponsel dengan predikat Best Seller.

Berhasilnya produk realme 1 karena meletakkan fondasi dari pengalaman Sky li yang fokus memahami perangkat bagi anak muda di dunia dan siap berjuang di pasar global.

Memiliki Karyawan di bawah 30 TahunKaryawan muda realme

Selain menjadi produk yang memahami kebutuhan anak muda terhadap sebuah perangkat smartphone. Realme memiliki komposisi karyawan yang cukup muda dengan rata-rata umur di bawah 30 tahun.

Hal itu semakin memperkuat citra realme, karena Sky li dan anak muda yang bekerja didalamnya bisa terus memiliki informasi terbaru tentang kebutuhan anak muda dari masa ke masa.

Langkah realme menjadi brand yang cocok untuk anak muda, otomatis mengikat hubungan realme dengan user usia muda, yang pasti dalam aktifitas hariannya akan menggunakan gadgetnya.

Masuk Top 5 Vendor Pangsa Pasar Smartphone

Meskipun vendor smartphone yang terbilang cukup muda, namun realme berhasil masuk ke lima besar pangsa vendor smartphone di tahun 2021. Data dari Canalys mencatat, pasar smartphone secara global tumbuh 27 % dari Q-1 2021.

Data dari counterpoint juga menyebutkan bahwa, penyebab pertumbuhan pasar smartphone di Indonesia disebabkan oleh smartphone yang memiliki dukungan konektivitas 5G, karena penjualan smartphone di Q-I 2021hanya 4 % semakin naik di Q-II menjadi 7 %.

Lalu Realme sejak Q-1 sampai Q-2 selalu stabil berada di posisi 5 di pangsa pasar vendor smartphone di 2021. Walaupun di Q-2 mengalami penurunan market share realme hanya turun sebesar 1 %.

Kabar terbaru di Q-3 2021 itu memperlihatkan pengiriman smartphone memang merosot 6% akibat kekurangan chipset global. Namun realme tetap stabil di Posisi kelima yang punya pangsa pasar 13% naik tipis dari 12%. Namun angka pertumbuhan tahunannya turun ke persentase 18%.

Peran Realme dalam Perangkat AIoT

AIoT Realme 2021

Sejak tahun 2020, realme sudah memiliki ambisi untuk bisa menguasai pasar perangkat AIoT, karena setelah produk smartphonenya mengalami kenaikan yang pesat, realme juga ingin bisa menguasai bisnis terbarunya di bidang AIoT.

Perangkat IoT pertama yang dirilis oleh realme adalah perangkat TWS (True Wireless Stereo), yang diberi nama Buds Air, perangkat AIoT pertama ini diklaim realme bisa digunakan hingga 17 jam. Didukung oleh Bluetooth 5.0, yang bisa menghubungkan ke smartphone hanya memakan waktu 3 detik saja.

Lalu mereka semakin gencar untuk merambah dunia AIoT dengan beberapa produk seperti Smartwatch bernama Realme Watch S, sikat gigi elektrik bernama M1 dan N1 Sonic Electric Tootbrush, dan juga power bank bernama 2i.

Untuk di tahun 2021, produk AIoT yang dibuat oleh realme juga segera beredar di pasaran, yaitu Air Purifier, pendingin smartphone, Smart TV, vacum cleaner, dan masih banyak lagi.

Dengan hal itu realme semakin mantap untuk produk AIoT, apalagi jika layanan jaringan 5G sudah tersedia maka produk AIoT yang dimiliki realme semakin bersinergy, tanpa mengalami latency.

Artikel Terbaru