BerandaNewsMarket UpdateIDC: Krisis Chipset Diprediksi Berangsur Pulih Pada Pertengahan 2022

IDC: Krisis Chipset Diprediksi Berangsur Pulih Pada Pertengahan 2022

-

Jakarta, Selular.ID – Masa suram kelangkaan chipset nampaknya akan segera berakhir. Pasalnya, laporan yang baru saja dirilis oleh lembaga riset International Data Corporation (IDC), telah mengungkap perkiraan terbaru untuk pasar semikonduktor global yang diprediksi akan segera membaik di pertengahan 2022 mendatang.

Menurut IDC, mereka percaya bahwa industri semikonduktor akan tumbuh 17,3% pada tahun berikutnya. Sebagai perbandingan, pada akhir tahun 2020, pertumbuhan berada pada level 10,8%. Tak henti sampai situ, IDC juga menyebutkan bahwa pada tahun 2023 nanti stok chipset bakal mengalami overproduksi.

Meski pandemi belum sepenuhnya berangsur pulih, namun permintaan produk semikonduktor tetap stabil. Tahun ini saja pasar tumbuh lantaran meningkatnya kegunaan produk-produk teknologi seperti ponsel, laptop, server, elektronik mobil, perangkat rumah pintar, sistem permainan, elektronik yang dapat dipakai, dan hotspot Wi-Fi.

Sementara itu untuk semikonduktor di segmen 5G, pendapatan diperkirakan naik 128% tahun ini, sedangkan sektor semikonduktor seluler secara keseluruhan akan naik 28,5%.

Segmen konsol game, perangkat rumah pintar, dan gadget yang dapat dikenakan diperkirakan akan tumbuh masing-masing sebesar 34%, 20%, dan 21%. Elektronik otomotif akan membawa 22,8% lebih banyak pendapatan dari tahun sebelumnya. Lalu untuk sektor laptop, penjualan diprediksi akan meningkat 11,8%, dan di segmen server x86 sebesar 24,6%.

Mario Morales, Wakil Presiden Grup, Enabling Technologies and Semiconductors IDC, mengungkap bahwa pemulihan semikonduktor tidak hanya menguntungkan perusahaan semikonduktor, tetapi pertumbuhan volume unit di banyak pasar yang mereka layani juga akan terus mendorong pertumbuhan yang sangat baik untuk pasar semikonduktor.

Baca juga :  Belum Edar di Indonesia, Produksi iPhone 13 Ternyata Tersendat Pasokan Chip

Kemudian, IDC juga memprediksi bahwa harga wafer yang merupakan material dari semikonduktor, akan meningkat pada paruh pertama 2021. Lebih lanjut, IDC memperkirakan kenaikan akan berlanjut hingga sisa tahun 2021, karena biaya material dan biaya peluang dalam teknologi proses yang matang.

Baca juga :  Imbas Komponen Langka, Xiaomi Menaikkan Harga Smartphone, Realme Tidak

Secara keseluruhan, IDC memperkirakan pasar semikonduktor akan mencapai $600 miliar pada tahun 2025, mewakili CAGR 5,3% selama periode perkiraan. Ini lebih tinggi dari pertumbuhan dewasa khas 3-4% yang terlihat secara historis.

Tonton juga video di bawah ini:

Artikel Terbaru