Dulu Impor, Kini India Mengekspor Ponsel Senilai USD 3 Miliar

Jakarta, Selular.ID – Perdana Menteri India Narendra Modi mengungkapkan pencapaian penting negaranya dalam industri ponsel dunia, sejak upaya membangun pabrik ponsel di dalam negeri digaungkan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, India masih mengimpor ponsel senilai USD 8 miliar tujuh tahun lalu dan sekarang negara telah mengekspor perangkat tersebut senilai USD 3 miliar sekaligus mengurangi impor secara signifikan.

Dalam pidato yang disampaikan dari benteng Benteng Merah pada kesempatan Hari Kemerdekaan India ke-75, Modi mengatakan pemerintah telah mengumumkan skema insentif terkait produksi untuk memajukan misi unggulan ‘Make in India’.

“Sektor manufaktur elektronik adalah contoh perubahan yang dibawa skema. Tujuh tahun lalu kami mengimpor ponsel sekitar USD 8 miliar. Sekarang impor berkurang. Hari ini, kami mengekspor ponsel senilai USD 3 miliar,” katanya.

Kementerian Elektronika dan TI telah menyelesaikan 16 proposal dari perusahaan domestik dan internasional yang memerlukan investasi Rs 148 miliar di bawah insentif terkait produksi (PLI) untuk jurusan global serta perusahaan domestik.

Perdana menteri mengatakan ketika sektor manufaktur negara itu maju, “kita harus fokus untuk membuat produk dengan kualitas terbaik yang dapat bertahan di pasar global”.

“Kami harus membidik pasar global. Produk Anda (produsen) adalah duta merek India. Sampai saat digunakan, penggunanya akan dengan bangga mengatakan produk ini Made in India. Temperamen ini diperlukan,” kata Modi.

Dia mengatakan ribuan start-up telah muncul di masa sulit corona dan start-up menjadi unicorn.

“Nilai pasar mereka menyentuh ribuan crores. Mereka adalah pencipta kekayaan jenis baru di negara ini. Mereka berdiri sendiri dengan kekuatan ide unik mereka. Mereka bergerak maju. Dalam dekade ini, kita perlu bekerja untuk membuat ekosistem start-up India yang terbaik,” kata perdana menteri, meyakinkan “pemerintah berdiri di belakang mereka dengan kekuatan penuh”.