Beranda News Mantan Ilmuan Google Gabung ke Apple, Perkuat Unit Penelitian AI  

Mantan Ilmuan Google Gabung ke Apple, Perkuat Unit Penelitian AI  

-

Jakarta, Selular.ID – Apple dikabarkan telah memperkerjakan mantan ilmuwan Google Samy Bengio yang mengundurkan diri, di tengah kekacauan di departemen penelitian kecerdasan buatannya.

Bengio dikabarkan bakal memimpin unit penelitian AI baru di Apple di bawah John Giannandrea, wakil presiden senior pembelajaran mesin dan strategi AI, kata dua orang yang mengetahui informasi tersebut. Sekedar informasi Giannandrea juga merupakan mantan pekerja Google, yang bergabung dengan Apple pada 2018 silam.

Baca juga: Sudah Masuk Tahap Produksi Chip M2 Apple Siap Dikirim

Merespon hal itu, pihak Apple dan Bengio enggan berkomentar terkait kabar tersebut. Bengio sendiri meninggalkan Google pada minggu lalu, setelah sekitar 14 tahun mengabdi kepada Google.

Keputusan ia untuk hengkang dari raksasa teknologi mesin pencarian itu berangkat dari kekacauan yang dalam intenal perusahaan, dimana terjadi pemecatan ilmuwan Margaret Mitchell dan Timnit Gebru.

Mitchell dan Gebru sebelumnya telah bersama-sama memimpin tim yang meneliti masalah etika di AI, dan telah menyuarakan keprihatinan tentang keragaman tempat kerja Google dan pendekatan untuk meninjau penelitian, yang dimana Bengio ilmuan kondang itu juga menyatakan dukungannya atas upaya itu. Yang dimana pada Februari lalu, Google mengatur ulang unit penelitiannya, dengan memangkas tanggung jawab Bengio.

Baca juga: Bocoran Desain Asus ZenFone 8 Mini Terungkap!

Sebagai salah satu pemimpin awal tim riset Google Brain, sepak terjang Bengio tidak lagi diragukan kemampuanya, dimana ia berhasil memajukan algoritme ‘pembelajaran mendalam’ yang secara kinerja mendukung sistem AI saat ini untuk menganalisis gambar, ucapan, dan data lainnya.

Lalu di Google, ia adalah bagian dari tim TensorFlow, yang memiliki tugas untuk membangun penawaran saingan yang popularitasnya melampaui Torch. Bengio juga menerbitkan penelitian di bidang-bidang seperti pembelajaran mesin permusuhan, yang memasukkan informasi palsu atau menyesatkan ke algoritme untuk mencoba mengelabui atau merusaknya dan lain sebagainya.

Artikel Terbaru