Review Amazfit T-Rex Pro

-

Jakarta, Selular.ID – Manusia semakin hari semakin sadar dengan pentingnya menjaga kesehatan dan ditambah dengan kasus virus Covid-19 saat ini membuat industri teknologi berlomba-lomba menciptakan produk agar mudah memantau kesehatan setiap saat.

Huami melalui rangkaian Amazfit-nya, berhasil menciptakan fitness band dan smartwatch di pasaran yang berfungsi lengkap dan tidak menguras dompet. Amazfit T-Rex adalah salah satu smartwatch terbaru yang mengusung DNA perusahaan.
Wearable device ini memboyong semua kemampuan pendahulunya, Amazfit T-Rex, yang rilis tahun lalu, dan memperbaruinya dengan menawarkan sejumlah peningkatan, baik dari sisi hardware maupun software.
Berikut ulasan Selular terhadap smartwatch Amazfit T-Rex Pro yang edar resmi di Indonesia seharga Rp3.499.000.

Kerangka Desain

Amazfit T-Rex Pro adalah jam tangan kebugaran kokoh yang menargetkan penggemar olahraga yang suka bermain di tempat ekstrim. Jam tangan pintar ini menawarkan 15 sertifikat tingkat militer karena mampu menangani lingkungan yang ekstrim. Ini juga meningkatkan ketahanan air dari 5ATM pada model sebelumnya menjadi 10ATM. Ini berarti jam tangan harus mampu bertahan di bawah air hingga 100 meter, bukan 50 meter.
Amazfit T-Rex Pro dilengkapi dengan layar AMOLED 1,3 inci yang selalu aktif, masa pakai baterai yang dijanjikan selama 18 hari dengan baterai 390mAh, GPS built-in, Bluetooth 5.0, dan sensor BioTracker PPG 2 yang dikembangkan sendiri oleh Huami untuk detak jantung dan SpO2. pengukuran. Ia juga memiliki sensor percepatan, sensor giroskop, sensor geomagnetik, sensor cahaya sekitar, dan altimeter barometrik.
Kerangka T-Rex Pro terbuat dari plastik. Tombol bulatnya memiliki empat tombol navigasi, dua di setiap sisi, sama seperti pendahulunya. Terdapat tali silikon yang dipasang di unit utama dengan desain tahan keringat.
Dengan semua atribut di atas, T-Rex Pro dibandrol dengan harga Rp3.499.000. Ini berhadapan langsung dengan smartwatch Honor Magic Watch 2, Huawei Watch GT 2, dan Fitbit Versa 2.
Bahkan dalam ekosistemnya sendiri, sebagai alternatif T-Rex Pro ada Amazfit Stratos 3, Amazfit GTR 2 dan GTS 2. Tetapi mereka bukan smartwatch outdoor dan menargetkan jenis pembeli yang berbeda.

Fitur Unggulan

Sesuai DNA-nya, Amazfit T-Rex Pro bisa melakukan banyak hal dengan baik dan akurat. Misalnya dalam hal seperti pelacakan langkah, pemantauan detak jantung terus menerus, pembacaan oksigen darah, GPS, peringatan pemberitahuan, dan pelacakan tidur. Jam tangan ini menawarkan lebih dari 100 mode aktivitas dan olahraga, jadi Anda tidak akan kekurangan apapun.
Hal pertama yang akan Anda perhatikan ketika pertama kali menggunakan jam ini adalah tampilan layar Amazfit T-Rex Pro yang cerah dan tajam. Panelnya sangat responsif, dan fitur Always-On berfungsi seperti yang diharapkan.
Hal menarik dari smartwatch ini adalah bahwa meskipun mengaktifkan fitur Always On, jam tangan pintar berhasil memberi penggunaan berat selama lima hari penuh.
Meskipun demikian, anda dapat memperpanjang masa pakai baterai jam tangan secara signifikan jika anda mematikan pengaturan Always-On. Amazfit mengklaim T-Rex Pro bisa memberikan sembilan hari penuh untuk penggunaan berat dan 18 hari untuk penggunaan basic.
Secara keseluruhan, paket yang didapatkan cukup tangguh dan tahan lama. Dengan ketahanan air 10ATM yang ditingkatkan, anda bisa memakai T-Rex Pro di kamar mandi atau mencelupkannya di wastafel. Tentu saja, anda tidak bisa membawanya keluar untuk berenang karena pembatasan COVID-19 di kolam umum, tetapi T-Rex Pro sebenarnya bisa  melakukannya.

No Third Party App

Sayangnya, Amazfit T-Rex Pro tidak mendukung aplikasi pihak ketiga, seperti kebanyakan saudara kandungnya di line-up Amazfit. Jangan berharap untuk menyinkronkan statistik kebugaran anda dengan aplikasi lain seperti Google Fit atau Strava, dan lupakan Spotify yang bisa memutar musik tanpa harus membawa ponsel anda.
T-Rex menyertakan deteksi latihan untuk aktivitas seperti berjalan kaki, bersepeda, dll. Namun, smartwatch tidak dapat secara otomatis mendeteksi. Anda harus memulai pelacakan secara manual untuk membuatnya bekerja.
Desain jam tangannya sendiri tidak ada masalah, namun bisa membatasi daya tariknya. Smartwatch tergolong cukup besar dan mungkin tidak menarik bagi kaum hawa (yang memang bukan target marketnya). Jika anda memiliki pergelangan tangan yang ramping, Amazfit T-Rex Pro akan benar-benar menonjol, cenderung terlihat agak aneh. Selain itu, mengganti tali tidak akan mudah karena tidak ada mekanisme bongkar-pasang kilat.
Terakhir, GPS perlu beberapa perbaikan karena cenderung menyimpang dari rute. Mungkin ini bukan masalah besar jika anda tidak terlalu mengutamakan pelacakan GPS yang akurat. Kendati begitu, hal ini bisa diselesaikan di kemudian hari melalui update system.

Kesimpulan

Jika anda menginginkan smartwatch GPS yang hemat, tangguh dan tahan terhadap cuaca ekstrem, Anda bisa memilih Amazfit T-Rex Pro.
Jam tangan ini dibuat agar tahan lama di darat dan di bawah air dan dikemas dengan cukup baik, dengan beberapa fitur yang tidak terlalu sulit untuk dicerna.
Sebagai alternatif, anda bisa mempertimbangkan Amazfit GTS 2 atau GTR 2 jika anda menginginkan desain yang lebih sederhana dan tidak menyukai jam tangan bongsor.

Artikel Terbaru