Beranda News FinTech Paypal Hadirkan Transaksi Melalui Mata Uang Kripto

Paypal Hadirkan Transaksi Melalui Mata Uang Kripto

-

Jakarta, Selular.ID – Paypal kini menerima pilihan transaksi melalui mata uang kripto ke dalam bisnisnya, namun metode ini baru hanya bisa dilakukan di wilayah Amerika Serikat (AS) saja.

Fitur ini akan tersedia untuk jutaan pedagang online yang menggunakan Paypal, jumlah pelapak yang bisa belanja menggunakan uang kripto itu dijadwalkan akan hadir pada beberapa bulan mendatang.

“Mengaktifkan cryptocurrency untuk melakukan pembelian di bisnis di seluruh dunia adalah bab berikutnya dalam mendorong penggunaan mata uang digital di mana-mana dan dapat diterima secara massal,” kata Kepala Eksekutif Paypal, Dan Schulman.

Baca juga: Dibeli Tesla, Harga Bitcoin Tembus Rp650 Juta  

Nama fitur yang akan digunakan Paypal nanti bernama Checkout with Crypto, dan akan terdapat pilihan mata uang kripto untuk berbelanja, mulai dari bitcoin, litecoin dan ethereum, tinggal disesuaikan dengan kepemilikan mata uang digital dari para pembeli.

Yang cukup menarik ialah Paypal dalam pernyataanya tidak akan mengambil biyaya transaksi pada saat konsumen menggunakan fitur ini, sementara para pemegang mata uang bisa mengkonversinya ke mata uang Dolar AS.

Dalam hal ini pihak Paypal juga memiliki rencana untuk dapat menyelesaikan semua transaksi  dalam Dolar AS, untuk mengkonversinya ke pembayaran ke mata uang yang berlaku di berbagai pedagangnya dengan kurs konversi biasa.

Baca juga: Harga Bitcoin Kini Melewati Rp800 Juta dan Ethereum Rp26 Juta

Sebelum untuk transaksional, sebelumnya Paypal sudah meluncurkan layanan untuk membeli atau bahkan menjual dan menyimpan cryptocurrency. Untuk mengekspansi layanan baru itu pihak perusahaan mengaet Paxos Trust Company, penyedia mata uang virtual yang bisa mempertahankan kepemilikan crypto pelanggan PayPal.

Kemudian sejauh  ini Paypal belum memiliki rencana untuk membeli mata uang kripto  untuk investasi. Dan sejauh ini perusahaan masih memandang cryptocurrency sebagai strategi perusahaan untuk menjaring lebih banyak pengguna. Tidak seperti Tesla, yang berani dan yakin untuk menginvestasikan USD1,5 miliar (Rp21 triliun) dalam Bitcoin dan mengatakan akan menerima cryptocurrency untuk pembayaran dalam waktu dekat.

 

Artikel Terbaru