Beranda News Policy WeChat Dilarang di Amerika, Penjualan iPhone Diprediksi Turun

WeChat Dilarang di Amerika, Penjualan iPhone Diprediksi Turun

-

Jakarta, Selular.ID – Pemerintah Amerika Serikat baru mengumumkan untuk tidak menggunakan Wechat, hal itu disampaikan langsung Donald Trump, Presiden Amerika Serikat baru-baru ini.

Trump melarang semua transaksi antara perusahaan Amerika dan WeChat, ini berarti Apple harus menghapus aplikasi dari App Store di semua wilayah. Dan dalam waktu 45 hari Apple tidak lagi diizinkan untuk memiliki hubungan kontrak dengan WeChat.

Trump melarang aplikasi tersebut karena WeChat diketahui membagikan data penggunanya dengan pemerintah Tiongkok dan menyensor topik tertentu yang bersifat politik.

Seperti dilaporkan BBC, WeChat adalah aplikasi yang sangat penting untuk pasar China dan jika tidak lagi tersedia di iOS, penjualan iPhone bisa menurun sebanyak 30 persen.

WeChat lebih dari sekadar platform perpesanan untuk pengguna China, karena mencakup pembayaran, jejaring sosial, berita, belanja online, dan banyak lagi. WeChat sering digambarkan sebagai ‘OS di dalam OS’ karena banyaknya fitur berbeda di dalamnya.

Mayoritas penduduk di China tidak menggunakan nomor telepon ataupun email. Orang asing yang sedang melancong ke sana bahkan harus mengunduh aplikasi WeChat dan mengisi saldo untuk memudahkan transaksi.

Sementara Ming-Chi Kuo Analis KGI Securities juga menyebut Wechat menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat Tiongkok, bahkan beberapa negara lainnya. Kuo pun memperkirakan penjualan tahunan iPhone berpotensi turun 25-30%.

Baca Juga :Bentrok dengan Cina, India Blokir TikTok, WeChat dan Aplikasi Xiaomi

Padahal, penjualan iPhone di Tiongkok melonjak 225% pada kuartal II secara kuartalan. Varian produk yang diminati yakni iPhone SE dan iPhone 11.

Perusahaan teknologi asal AS itu menawarkan diskon besar di Negeri Panda. Sebanyak 7,4 juta unit iPhone terjual selama April hingga Juni, atau tumbuh 32% secara tahunan.

Kebijakan ini tak hanya akan melarang penggunaan WeChat milik Tencent, tetapi juga aplikasi video pendek TikTok besutan ByteDance. Pemerintahan Trump menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk menyapu bersih aplikasi buatan Tiongkok dari jaringan digital AS, yang menurut pemerintah AS tidak dapat dipercaya, dengan TikTok dan WeChat yang dianggap sebagai ancaman yang paling signifikan.

Buyer's Guide

Dijual Harga Sama, Realme C15 Holiday Edition Usung Prosesor...

Jakarta, Selular.ID - Sambut liburan akhir tahun, Realme memberi kejutan dengan meluncurkan Realme C15...

7 Smartphone Oppo dengan Fast Charging Hingga 65 Watt

Jakarta, Selular.ID - Fast charging menjadi salah satu fitur yang dicari konsumen saat hendak...

Smartphone Oppo dengan Triple Camera, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Jakarta, Selular.ID - Oppo termasuk vendor smartphone yang cukup aktif meramaikan pasar Indonesia, misalnya...

Rekomendasi Smartphone Rp3 Jutaan

Jakarta, Selular.ID – Kebutuhan pengguna ponsel tidak hanya pada fitur kamera saja, kapasitas memori,...

5 Smartphone Oppo Dengan Layar Punch Hole  

Jakarta, Selular.ID – Tampilan layar smartphone menjadi semakin lega sekaligus menawan berkat mengusung konsep...

Oppo A15 Usung 3 Kamera, Harga Rp1 Jutaan

Jakarta, Selular.ID – Oppo secara resmi meluncurkan perangkat A15 di Indonesia. Oppo A15 tampil...

Artikel Terbaru

Kategori Terkait