Beranda News Komisi 1 DPR RI Pertanyakan Sinyal Operator Yang Masih Buruk Saat Pandemi

Komisi 1 DPR RI Pertanyakan Sinyal Operator Yang Masih Buruk Saat Pandemi

-

Jakarta, Selular.ID – Komisi 1 DPR RI memanggil operator seluler untuk meminta penjelasan perusahaan terkait pandemi Covid-19. Sidang terbuka yang digelar, Kamis, 2 Juli 2020,  pukul 10.00 Wib  mengundang tiga operator, yakni Telkomsel, Indosat Ooredoo dan XL Axiata.

Dalam sidang itu Komisi 1 DPR RI menanyakan sejumlah agenda, langkah strategis operator Telekomunikasi dalam penanganan pandemi Covid-19.

Pasalnya, ditengah Pandemi saat ini, sejumlah aktivitas yang dilakukan sangat tergantung pada layanan data yang diberikan operator. Seperti proses belajar mengajar dan bekerja di rumah, aktivitas ini menurut Rizki Aulia Rahman Natakusumah, anggota DPR-RI Dapil Banten I, butuh sinyal yang stabil.

Namun, menurut dia tidak semua wilayah mendapatkan sinyal yang stabil. Seperti daerah Banten atau pesisir barat yang tidak didukung sinyal yang memadai. Padahal jika dilihat wilayah tersebut tidak terlalu jauh dari Jakarta.

“Kalau dilihat kan Banten tidak terlalu jauh dari Jakarta, berkisar 2 jam perjalanan jika ditempuh, tapi sinyal tidak baik, padahal mereka harus melakuan belajar dari rumah. Tentunya ini menjadi kendala buat mereka, dan menggangu proses belajar mereka”ujar Rizki, di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta (0206/2020).

Rizki pun menanyakan kepada tiga operator yang hari ini memenuhi panggilan Komisi 1 DPR RI, mengenai hal tersebut.

Setyanto Hantoro, Direktur Utama Telkomsel menjelaskan terkait hal itu,  diakui Setyanto Hantoro, memang ada tempat yang belum didukung sinyal sama sekali. Tetapi ada juga tempat yang sudah didukung sinyal, namun kebutuhannya meningkat, sehingga kualitasnya menjadi kurang baik. Dan upaya itu terus dilakukan Telkomsel secara konsisten. Telkomsel melakukan drive test untuk mengetahui kecukupan sinyal.

“Terus meningkatkan kualitas jaringan, upgrade terus menerus, karena setiap wilayah memiliki karakteristik berbeda-beda,” tutur Setyanto Hantoro

Setyanto Hantoro mengatakan untuk daerah yang belun terjamah sinyal, Telkomsel telah menggelar program Base Transceiver Station (BTS) Merah Putih (Menembus Daerah Perdesaan, Industri Terpencil, dan Bahari).

“Proyek Merah Putih diharapkan memberikan solusi agar masyarakat di wilayah-wilayah yang belum terjangkau layanan telekomunikasi bisa menikmati layanan telekomunikasi dengan standar kualitas yang sama dengan wilayah lainnya di seluruh Indonesia, dan kalau daerah
yang pengembaliannya masih jauh, Telkomsel bekerjasama dengan Bakti,”tutur Setyanto Hantoro.

Arief Musta’in, Director & Chief Strategy and Innovation Officer Indosat Ooredoo mengatakan, bahwa Indosat akan melakukan ekspansi jaringan. Dikatakan dia, bahwa hingga akhir tahun Indosat mentargetkan akan membangun 4000 BTS. Indosat juga memiliki program bersama Bakti, upgrade dari 2G menjadi 4G. Karena diakui Arief, jika saat ini wilayah masih 2G sedikit kesulitan mengakses internet yang saat ini menggunakan online.

Dan menurut Arief, membangun 4000 BTS pun tidak selalu berjalan dengan baik, diakuinya, Indosat mengalami kendala menyangkut suplai. Ada suplai manufacture sudah tersedia di Indonesia, namun untuk menuju lokasi terkendala PSBB.Tapi diakuinya, hal itu bukan masalah regulasi, melainkan mitra penyedia manufakture yang mengalami kendala.

Baca Juga :Operator Selular Siapkan Strategi Hadapi New Normal

“Tapi Kominfo pun memberikan surat khusus, kami hanya menunjukan surat jika ada kebutuhan pergerakan logistik, sehingga sejauh ini kami komitmen, sampai akhir tahun akan terus membangun,”tutur Arief.

Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau informasi dari masyarakat dan sistem monitoring jaringan Customer Experience and Service Operation Center yang ada di kantor pusat XL Axiata, untuk mengetahui di area mana saja terjadi kenaikan trafik.

EDITOR'S CHOICE 2020

Selular Editor’s Choice 2020: Best Smartphone di Harga Rp4-6...

Jakarta, Selular.ID – Sepanjang 2020, cukup banyak vendor yang merilis smartphone kelas menengah, misalnya...

Selular Editor’s Choice 2020: Most Valuable Smartphone

Jakarta, Selular.ID - Pangsa pasar segmen kelas menengah di Indonesia masih cukup menarik bagi...

Selular Editor’s Choice 2020: Best Notebook

Jakarta, Selular.ID – Kebutuhan memiliki notebook terbaik tahun 2020 merupakan hal yang sangat wajib...

Selular Editor’s Choice 2020: Best Smartphone for Education

Jakarta, Selular.ID – Tahun 2020 merupakan tahun yang berat bagi semua kalangan masyarakat termasuk...

Selular Editor’s Choice 2020: Best Smartwatch

Jakarta, Selular.ID – Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, kesehatan menjadi focus utama...

Selular Editor’s Choice 2020: Best Smartphone di Harga Lebih...

Jakarta, Selular.ID – Smartphone premium dengan bandrol harga lebih dari Rp10 juta  tidak dipungkiri...

Artikel Terbaru

Kategori Terkait