Monday, July 13, 2020
Home News Buntut Sanksi AS, Honor Gunakan Chipset 5G Milik MediaTek

Buntut Sanksi AS, Honor Gunakan Chipset 5G Milik MediaTek

-

Jakarta, Selular.ID – Sub-merek Huawei, Honor akan memperkuat hubungannya dengan pembuat prosesor MediaTek dan berencana untuk menggunakan chipset 5G di smartphone mendatang.

Ini terjadi setelah larangan induk perusahaan Huawei untuk melakukan bisnis dengan perusahaan AS diperpanjang selama satu tahun lagi. Departemen Perdagangan AS telah mengumumkan aturan baru yang sangat membatasi akses Huawei ke produsn chipset.

Sebagai bagian dari sanksi perdagangan baru, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) tidak akan lagi diizinkan untuk memasok komponen ke Huawei. Oleh karena itu, raksasa telekomunikasi China itu, ingin memperkuat hubungannya dengan MediaTek yang berbasis di Taiwan.

Dalam peluncuran Honor X10 awal pekan ini, Zhao Ming yang merupakan Presiden Kehormatan mengatakan bahwa perusahaan China telah memiliki hubungan baik dengan MediaTek dan berupaya memperkuat kerja sama ini untuk masa mendatang.

Baca juga: Inggris Berencana Akhiri Keterlibatan Huawei Pada 2023

Media Tek menawarkan berbagai chipset 5G yang terjangkau dalam portofolio Dimensity. Ini dimulai dari SoCs entry-level yang terjangkau dan berlanjut hingga flagships kuat penuh seperti Dimensity 1000+.

Awal pekan ini, Huawei menyebut kontrol ekspor baru pemerintah AS yang bertujuan membatasi akses raksasa teknologi China ke teknologi semikonduktor bersifat “sewenang-wenang dan merusak” yang “mengancam akan melemahkan seluruh industri di seluruh dunia”.

Keputusan pembatasan tersebut sesungguhnya tidak hanya merugikan Huawei, namun juga pemasok dari AS. Banyak perusahaan teknologi AS melaporkan penurunan pendapatan dan Huawei mengalihkan fokus ke alternatif lokal.

Transisi besar ke 5G menjadi terkendala, karena modem selular 5G, hanya dibuat oleh empat perusahaan terkemuka dunia: Qualcomm, Samsung, MediaTek, dan Huawei. Padahal menurut Wakil Presiden Qualcomm, Hou Mingjuan, pasar 5G relatif tidak terpengaruh oleh situasi COVID-19, dan akan terus tumbuh pada tahun 2020.

Baca juga: Masuki Era ‘New Normal’, Telkomsel dan Huawei Perkokoh Kemitraan

Dengan pembatasan yang berlaku saat ini, Huawei tidak bisa menggunakan chip 5G Qualcomm di smartphone-nya. Itu sebabnya, mau tidak mau perusahaan sedang menjajaki opsi lain.

Huawei memang memproduksi sendiri chip 5G Kirin HiSilicon, tetapi tampaknya, permintaan akan tinggi, dan Huawei perlu mencari alternatif.

Ada dua opsi utama yang bisa diambil Huawei. Perusahaan bisa memilih modem Exynos 5G buatan Samsung atau menggunakan jajaran Dimensity 5G baru dari MediaTek.

Huawei mungkin akan terus mengirimkan perangkat tingkat atas dengan modem Kirin 5G, sementara chip 5G untuk model menengah akan di-outsourcing-kan ke Samsung atau MediaTek. Dan keputusan terbaru yang diambil oleh Huawei, mengakhiri rumor karena sub brand Honor bersiap menggunakan modem 5G milik MediaTek.

Latest