Wednesday, May 27, 2020
Home News Telco Q1-2020, ZTE Sudah Gelontorkan RMB 3,241 Miliar Untuk R&D

Q1-2020, ZTE Sudah Gelontorkan RMB 3,241 Miliar Untuk R&D

-

Jakarta, Selular.ID – ZTE Corporation pada hari Jumat melaporkan pendapatan operasional sebesar RMB 21,484 miliar untuk tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2020, dan mengatakan bahwa pengeluaran litbang meningkat menjadi 15,1%.

Laba bersih untuk pemegang saham biasa perusahaan yang terdaftar mencapai RMB 780 juta, dan laba bersih untuk pemegang setelah item luar biasa perusahaan yang terdaftar mencapai RMB 160 juta, yang merupakan peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 20,5%. Penghasilan dasar per saham adalah RMB0,18.

Perusahaan mengatakan terus berinvestasi dalam R&D untuk membangun kompetisinya. Penelitian dan pengembangan untuk tiga bulan biaya RMB 3,241 miliar, pendapatan operasional meningkat 1,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya mencapai 15,1%.

Investasi dalam R&D sejauh ini diakui semakin meningkatkan kinerja ZTE. Dalam pernyataan sebelumnya, SVP dan Presiden Penjualan Global ZTE Xiao Ming memuji kemajuan perusahaan, saat mengumumkan menandatangani 46 kontrak komersial 5G. Menurutnya hal itu merupakan buah dari peningkatan investasi dalam R&D yang dilakukan perusahaan selama ini.

Berbicara di sebuah media discussion di London, Xiao mengatakan perusahaan memiliki 35 kontrak komersial pada akhir Q3 (berakhir September 2019). Peningkatan itu diyakini karena perusahaan menggandakan pengeluaran R&D rata-rata 10 persen dari pendapatan global menjadi 14,6 persen pada September 2019, dan kemudian meningkat menjadi 15 persen pada kuartal 1-2020.

Xiao juga menyoroti ZTE mendaftarkan 2.561 paten 5G ke European Telecommunications Standards Institute. Jumlah itu merupakan yang ketiga terbanyak oleh vendor sejenis.

Dia mengakui vendor menghadapi tantangan politik seputar keamanan sibernya, tetapi berjanji untuk meneruskan mantra transparansi perusahaan.

“ZTE aktif di semua bidang, kami secara aktif terlibat dengan berbagai regulator dan otoritas dengan semua pertanyaan mereka”, katanya.

Dalam setiap operasionalisasi perusahaan di mana pun berada, Xiao menegaskan ZTE sangat terbuka dan transparan demi mendukung protokal keamanan.

“Kami telah mendirikan tiga laboratorium keamanan siber di Nanjing, Brussels dan Roma. Mereka menyediakan akses ke produk dan kode sumber produk kami ke semua otoritas”, pungkas Xiao.

Pada kuartal pertama 2020, perusahaan memprioritaskan kesehatan karyawan dan layanan global dengan membangun dan meningkatkan platform kantor dan layanan pelanggan jarak jauh. Perusahaan berbicara dengan para mitra tentang pertempuran melawan Covid-19 dan dimulainya kembali produksi dengan cara digital.

TERBARU

Smartphone 5G Redmi 10X Dirilis Terjangkau

Jakarta, Selular.ID - Sub-brand Xiaomi, Redmi, meluncurkan tiga ponsel terbaru di seri 10X, yakni...

Vivo Y70s 5G Melenggang Dengan Chip Samsung

Jakarta, Selular.ID - Pasar smartphone 5G di kelas menengah semakin kompetitif. Setiap hari perangkat...

Realme 6s Mendarat di Eropa

Jakarta, Selular.ID - Realme memperkenalkan anggota baru di seri 6. Ditujukan untuk pasar Eropa,...

Latest