Friday, April 10, 2020
Home News Market Update Top 10 Vendor Smartphone Dunia 2019

Top 10 Vendor Smartphone Dunia 2019

-

Jakarta, Selular.ID – Pasar smartphone global telah mengalami penurunan selama beberapa waktu, tetapi laporan terbaru dari Counterpoint Research menunjukkan tanda-tanda pemulihan dan menunjukkan tahun 2020 bisa menjadi tahun yang sangat baik.

Pengiriman smartphone global pada 2019 mencapai 1,486 miliar unit, turun 1% YoY dari 1,505 miliar. Kuartal keempat menyumbang 408 juta, naik hampir 3,5% dibandingkan dengan kuartal tahun lalu.

Samsung

Samsung mendominasi seluruh pasar smartphone dengan pengiriman sebesar 296,5 juta unit sepanjang 2019. Jumlah tersebut mewakili pertumbuhan 1,5% bila dibandingkan dengan 291,8 juta perangkat yang terjual setahun sebelumnya dan membantu meningkatkan pangsa pasar dari 19% menjadi 20 %.

Counterpoint mengatakan kesuksesan perusahaan sebagian besar berkat seri Galaxy A yang diperbarui. Yang terakhir ini telah terbukti sangat populer di India dan Eropa dan terus tumbuh di Amerika Serikat, di mana konsumen biasanya lebih menyukai model unggulan yang lebih mahal daripada perangkat kelas menengah.

Tidak ada tabel yang memperlihatkan kinerja penjualan lineup Galaxy S10 dan Galaxy Note 10 dibandingkan dengan pendahulunya, tetapi Counterpoint menunjukkan keberhasilan awal Samsung di pasar 5G. Perusahaan mengirimkan 6,7 juta perangkat pada 2019.

Adapun kuartal keempat, Samsung menyumbang 17% dari pasar berkat pengiriman 70 juta unit. Tetapi meskipun ada peningkatan penjualan 200.000, perusahaan tergelincir ke tempat kedua di belakang saingan berat Apple.

Huawei

Huawei secara resmi menjadi produsen smartphone terbesar kedua di dunia tahun lalu dengan 238,5 juta penjualan antara Januari dan Desember 2019. Perusahaan ini menyumbang 16% dari pasar dan mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 16,1%, tetapi berapa lama Huawei bisa mempertahankan posiainya, masih harus kita lihat tahun ini.

Seperti dicatat oleh Counterpoint Research dalam siaran persnya, lebih dari 60% pengiriman smartphone Huawei terjadi di China tahun lalu. Ini tentu saja merupakan prestasi yang mengesankan, tetapi pada akhirnya menutupi tren yang mengkhawatirkan di Eropa dan pasar internasional lainnya.

Sejak larangan perdagangan AS diberlakukan kembali pada bulan Mei, Huawei fokus pada penjualan smartphone lawas dengan layanan Google di luar China. Tetapi sekarang perangkat ini semakin tua dan persaingan semakin ketat, perusahaan berjuang untuk mempertahankan angka.

Dampak sanksi AS mulai terlihat selama kuartal terakhir 2019 ketika pengiriman mencapai 56 juta unit. Meskipun masih mengesankan, hasilnya pada akhirnya mewakili penurunan 6%, yang pada gilirannya mendorong pangsa pasar perusahaan turun menjadi 14%.

Bagaimana kinerja perusahaan pada tahun 2020 akan sangat tergantung pada larangan perdagangan AS. Jika dicabut, Samsung bisa saja kehilangan gelarnya, tetapi jika pelarangan masih berlanjut, penurunan penjualan brand di pasar internasional bisa tak terbendung.

Apple

Apple berada di tempat ketiga setelah mengalami tahun sulit yang disebabkan oleh permintaan yang lebih lemah dari yang diperkirakan untuk iPhone XR dan iPhone XS. Perusahaan mengirimkan 196,2 juta iPhone dan memegang pangsa pasar 13% pada 2019, turun dari 206,3 juta dan 14% tahun sebelumnya.

Untungnya bagi Apple, perusahaan berhasil menyelesaikan 2019 pada ketinggian dengan menjadi produsen smartphone terkemuka dunia untuk pertama kalinya sejak Q4 2017. Counterpoint percaya pencapaian ini berkat seri iPhone 11, yang melampaui ekspektasi.

Entitas yang bermarkas di Silicon Valley mengirim 72,9 juta iPhone antara Oktober dan Desember, meningkat 10,6% dari 65,9 juta iPhone yang dijualnya dua belas bulan sebelumnya. Capaian ini meningkatkan pangsa pasar merek hingga 18%.

Xiaomi, Motorola dan LG

Menyusul Samsung, Huawei, dan Apple di tempat keempat adalah Xiaomi dengan pengiriman 124,5 juta unit. Kelima dan keenam ditempati oleh saudara senegaranya, Oppo dan Vivo, dengan masing-masing 119,8 juta dan 113,7 juta pengiriman.

Di tempat ketujuh yang sangat jauh adalah Lenovo, yang mencakup Motorola. Brand perlahan merangkak naik ke grafik dan berhasil mengirimkan 39,6 juta smartphone tahun lalu.

LG menduduki posisi kedelapan dalam daftar dengan 29,2 juta pengiriman, turun secara masif dari 40,8 juta pada tahun 2018. Kecuali jika ada perubahan drastis, perusahaan bisa keluar dari sepuluh besar pada akhir tahun ini, mengikuti jejak Sony dan HTC.

Dua daftar terakhir ditempati sub-brand Oppo, Realme, dan brand India, Tecno.

TERBARU

Bantu Tunanetra, Google Luncurkan Braille Keyboard ‘Talkback’

Jakarta, Selular.ID - Google baru saja mengumumkan keyboard yang baru diluncurkannya, yakni sejenis Braille. Papan...

Menilik Lebih Dalam Kemampuan Kamera Oppo Find X2 Series...

Jakarta, Selular.ID - Besaran Megapiksel tak selalu menjadi tolak ukur kualitas kamera, melainkan ada...

Huawei Mempertimbangkan Chipset 5G dari Samsung dan MediaTek

Jakarta, Selular.ID - Larangan perdagangan antara Huawei dan AS mempengaruhi kedua belah pihak. Banyak...

Latest