Setelah Absen 28 Tahun, Apple Kembali Tampil di CES 2020

Jakarta, Selular.ID – Raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino – California, Apple telah mengkonfirmasi bahwa perusahaan akan membuat penampilan resmi yang langka setelah 28 tahun di Consumer Electronics Show (CES) mendatang di Las Vegas.

Pada acara tersebut, eksekutif Apple Jane Horvath dijadwalkan untuk berbicara di panel privasi konsumen pada 7 Januari.

Dilansir dari laman Digitaltrends, Horvath akan hadir didampingi eksekutif Facebook, Procter and Gamble (P&G) dan pejabat dari Federal Trade Commission (FTC) untuk membahas bagaimana perusahaan dapat membangun perlindungan privasi dalam hal ukuran, regulasi, dan permintaan konsumen.

Selain itu, Apple akan memamerkan platform rumah pintar HomeKit sebagai saingan dua teratas Apple Amazon dan Google. Perangkat ini diharapkan dapat diluncurkan, dengan berbagai pembaruan baru yang akan menambah lebih banyak kemampuan untuk perangkat bertenaga IoT mereka.

Apple terakhir kali mejeng di ajang CES pada 1992 di Chicago ketika CEO saat itu, John Sculley, muncul di pertemuan puncak untuk merilis perangkat Newton.

Selain Jane Horvath, putri presiden Amerika Serikat, Ivanka Trump, akan menjadi salah satu pembicara di ajang Consumer Electronic Show/CES 2020 di Las Vegas. CES 2020 merupakan salah satu pameran teknologi terbesar. Di ajang ini Ivanka akan menjadi pembicara di sesi diskusi panel tentang “masa depan pekerjaan”.

Penyelenggara CES 2020 menyebut ada sekitar 4.400 perusahaan yang akan memamerkan produknya di ajang ini, serta lebih dari 250 sesi konferensi dan diskusi panel. Acara ini diperkirakan akan menarik lebih dari 170 ribu orang pengunjung dari 160 negara.

Kategori produk-produk yang dipamerkan di CES 2020 sangat beragam. Mulai dari alat elektronik pintar rumahan, alat teknologi kesehatan hingga teknologi mobil otonomos, kecerdasan buatan, dan kota pintar.

Terlepas dari CES, analis Apple Ming-Chi Kuo baru-baru ini mengungkapkan bahwa pembuat iPhone itu, berencana untuk meluncurkan iPad Pro 12,9 inci high-end dengan chip A14X pada kuartal ketiga 2020 dan enam model iPhone baru.

Selain itu, varian 5G dari Apple iPhone 12 diperkirakan hadir dengan teknologi stabilisasi sensor-shift gambar canggih untuk mengklik gambar yang stabil tanpa distorsi ketika ada gerakan yang berlebihan.

Ming Chi Kuo menambahkan bahwa Apple diam-diam melakukan penghematan efisiensi dalam produksi iPhone 12. Hal tersebut dilakukan agar harga komponen 5G tidak terlalu mahal.

Sehingga harga iPhone juga lebih kompetitif belakangan ini, dimana iPhone 11 harganya lebih rendah dari yang diprediksi.

Apple sempat dikabarkan sedang mengembangkan modem 5G sendiri meskipun belum ada konfirmasi tentang kabar tersebut. Modem 5G Apple diperkirakan meluncur pada 2021.