Friday, February 21, 2020
Home News Market Update Samsung Beri Perkiraan Kinerja Q4-2019

Samsung Beri Perkiraan Kinerja Q4-2019

-

Jakarta, Selular.ID – Kuartal keempat 2019 bukanlah periode yang cemerlang bagi Samsung, menurut Wall Street Journal. Perusahaan mengumumkan mereka akan melaporkan penurunan 34% dalam laba operasi dari tahun ke tahun.

Pada perkiraan awal yang disampaikan, raksasa Korea Selatan itu menghasilkan laba operasi 7,1 triliun won Korea selama tiga bulan dari Oktober hingga Desember, setara dengan Rp84,6 triliun.

Selama kuartal keempat 2018, Samsung melaporkan laba operasi sebesar 10,8 triliun won (~Rp128 triliun).

Kendati menurun, perkiraan tersebut masih berhasil melampaui ekspektasi analis yang disurvei oleh S&P Global Market Intelligence. Perkiraan konsensus mereka adalah 6,5 triliun won. Hasil lengkap akan diumumkan akhir bulan ini.

Penyebab utama penurunan: Chip

Alasan utama penurunan itu adalah penjualan chip yang menurun. Seperti diketahui, Samsung adalah pemasok chip memori terbesar di dunia.

Beberapa ahli memprediksi perubahan haluan di unit ini akan dimulai tahun ini. Salah satu analis tersebut adalah Lee Seung-woo yang bekerja untuk Eugene Investment & Securities. Lee menyebut kuartal keempat sebagai “titik terendah” untuk bisnis chip Samsung. Perang dagang AS-Tiongkok juga menjadi faktor dalam penurunan penjualan chip perusahaan.

Tahun lalu, penjualan chip merupakan 75% dari laba operasi Samsung yang menunjukkan betapa pentingnya bisnis ini bagi perusahaan.

Selain penjualan chip yang lemah, harga yang lebih rendah untuk panel display juga berdampak negatif pada hasil Q4 perusahaan. Samsung memang memasok chip dan display ke beberapa pesaingnya termasuk Apple.

Ponsel premium laris di Q4, entry level lemah

Pada bisnis smartphone, untuk tahun ini Samsung tetap menjadi pemimpin global dalam pengiriman perangkat diikuti oleh Huawei dan Apple.

Penjualan handset kelas atas dikatakan kuat selama kuartal keempat meskipun pabrikan mengalami penjualan yang lemah pada model dengan harga lebih rendah.

Pada tahun 2019, 6,7 juta smartphone 5G Galaxy terjual di seluruh dunia memberikan Samsung pangsa yang lebih baik dari 50% dari pasar 5G yang baru lahir.

Angka itu juga melampaui 4 juta ponsel 5G yang diproyeksi Samsung beredar pada 2019. Namun, ponsel 5G merupakan persentase kecil dari 300 juta handset yang dikirimkan oleh perusahaan selama setahun penuh.

Tetapi Samsung akan mendapat benefit di tahun 2020 dari peluncuran jaringan 5G yang meluas di AS dan negara lain.

Pada 11 Februari, Samsung akan mengungkap lini flagship Galaxy S20 Series dan Galaxy Fold 2 yang semuanya akan mendukung 5G.

Investor tampaknya menanggapi bocoran perkiraan kuartal keempat Samsung dengan tenang. Dalam perdagangan di Bursa Efek Korea, saham Samsung ditutup untuk hari ini di masing-masing 56.800 won ($48,56 USD), naik 1,8%.

Latest