Thursday, April 2, 2020
Home Tips 3 Alternatif Open Source Google Drive di Android

3 Alternatif Open Source Google Drive di Android

-

Jakarta, Selular.ID – Sejumlah alternatif open source tersedia untuk beberapa aplikasi dan layanan Google. Sekarang saatnya mencoba open source yang setara dengan Google Drive, produk penyimpanan cloud.

Hampir semua fitur Google Drive juga tersedia di alternatif. Mulai dari klien untuk desktop dan seluler, berbagi file yang mudah, dan fitur lainnya.

Bergantung pada hardware yang Anda miliki, opsi ini mungkin tidak dikenakan biaya apa pun.

NextCloud

NextCloud sudah dianggap sebagai standar untuk hosting cloud. Ini jauh lebih dari sekadar hosting file, ada plugin untuk menambahkan task manager, kalender, pengeditan dokumen kolaboratif (seperti Google Docs), alat konferensi video, catatan, dan banyak lagi.

Meskipun aplikasi Android hanya mendukung file manging, ada beberapa klien Android untuk plugin NextCloud. Misalnya, aplikasi NextCloud News memungkinkan Anda untuk menyinkronkan feed RSS dengan plugin RSS, memberikan layanan pembaca RSS yang di-hosting sendiri.

Menyiapkan instalasi NextCloud adalah bagian yang sulit: Anda memerlukan PC yang harus selalu bisa digunakan untuk menjalankan perangkat lunak server, atau Anda bisa menggunakan layanan hosting seperti Webo, CiviHosting, atau Hostio.

Fitur utama aplikasi Android NextCloud adalah manajemen file seluler. Prngguna bisa mengunggah/mengunduh/berbagi file, menyinkronkan file dan folder ke perangkat pengguna untuk akses offline, dan bahkan mengunggah foto secara otomatis ke server Anda.

Fitur terakhir itu menjadikan NextCloud sebagai pengganti Google Photos juga, selama Anda memiliki cukup penyimpanan untuk semua foto Anda.

OwnCloud

NextCloud awalnya berbasis pada OwnCloud, dan sementara NextCloud telah berkembang jauh sejak itu menjadi proyek yang terpisah. Sementara OwnCloud berkembang lebih lambat. Banyak tim pengembang ownCloud telah pindah ke NextCloud, termasuk pendiri aslinya, Frank Karlitschek.

Fungsi OwnCloud hampir identik dengan NextCloud: Anda harus mengatur server Anda sendiri (atau membayar layanan hosting), ada banyak plugin yang tersedia, dan sebagainya.

Meskipun ada beberapa plugin di OwnCloud yang tidak tersedia di NextCloud, sebagian besar di antaranya fokus pada perusahaan.

OwnCloud sebagian besar tetap populer karena basis pengguna yang ada, tetapi jika Anda baru memulai, lebih baik memilih NextCloud.

Syncthing

Jika Anda benar-benar tidak ingin berurusan menyiapkan server, atau membayar untuk hosting server, Anda mungkin suka Syncthing. Ini bukan layanan cloud, ini menggunakan teknologi berbasis BitTorrent untuk menyinkronkan file di semua perangkat menggunakan transfer data peer-to-peer.

Meskipun ini memiliki keuntungan karena sepenuhnya gratis, pengguna tidak bisa berbagi file seperti yang didapat dengan NextCloud atau OwnCloud.

Aplikasi Syncthing sangat sederhana: menyinkronkan file Anda ke ponsel atau tablet, dan hanya itu.

Semua data disimpan dalam sistem file Android yang sebenarnya, jadi Anda tidak perlu mengekspor secara manual apa pun yang ingin Anda buka di ponsel.

Ini juga membuat aplikasi seperti Moon Reader lebih mudah digunakan, karena mereka bisa memindai folder Syncthing untuk file baru sendiri.

Jika Anda tidak memerlukan berbagi lanjutan dan fitur akses kolaboratif yang ditawarkan NextCloud dan OwnCloud, Syncthing adalah alternatif gratis dan sederhana yang patut dicoba.

Latest