Saturday, November 23, 2019
Home News Market Update AS Tangguhkan Hukuman Huawei

AS Tangguhkan Hukuman Huawei

-

Jakarta, Selular.ID – Amerika Serikat sekali lagi akan menunda larangan berbisnis dengan Huawei. Perusahaan komunikasi rural, menurut pemerintah AS, membutuhkan waktu ekstra untuk mengalihkan peralatan mereka dari Huawei.

Presiden Trump memprakarsai pelarangan Huawei pada bulan Mei dengan perintah eksekutif yang mengarahkan pemerintahannya untuk membatasi pembelian dan pemasangan peralatan komunikasi penting dari “musuh asing.”

Namun implementasi penuh dari larangan tersebut ditunda, dengan penangguhan hukuman 90 hari yang memungkinkan Huawei untuk terus mengirim pembaruan ke ponsel dan memelihara jaringan dan peralatan yang ada.

Larangan 90 hari itu berakhir kemarin (19/8/2019) tetapi Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengumumkan perpanjangan 90 hari lagi, yang akan berakhir sekitar 19 November.

“Beberapa perusahaan di pelosok (masih) bergantung pada Huawei, jadi kami memberi mereka tambahan waktu untuk membebaskan diri mereka sendiri,” kata Ross.

Peralatan jaringan Huawei telah menjadi pilihan yang terjangkau untuk perusahaan telekomunikasi yang lebih kecil, dan mereka sekarang kesulitan karena harus membayar untuk mengganti peralatan dan memasang komponen baru.

Ross mengatakan 46 anak perusahaan tambahan Huawei ditambahkan ke daftar larangan kali ini, memperpanjang daftar anak perusahaan menjadi lebih dari 100, dan mempersulit Huawei untuk terus melakukan bisnis di AS.

Huawei menyebut penambahan anak perusahaan baru “bermotivasi politik” dan “perlakuan tidak adil” yang “tidak ada hubungannya dengan keamanan nasional.” Perpanjangan 90 hari “tidak akan berdampak besar pada bisnis Huawei,” kata perusahaan.

Meskipun mendapat penangguhan sementara, larangan yang lebih luas untuk melakukan bisnis dengan Huawei masih menyebabkan masalah besar bagi perusahaan.

Sejumlah perusahaan teknologi besar telah memutuskan hubungan dengan Huawei, membatasi aksesnya ke software dan komponen penting, seperti Google Android dan prosesor Intel.

Departemen Perdagangan belum memberikan lisensi bagi perusahaan Amerika mana pun untuk melanjutkan bisnis dengan Huawei. Ross mengatakan AS akan mulai mengeluarkan lisensi itu “di mana tidak ada ancaman terhadap keamanan nasional AS.”

Latest