Thursday, October 17, 2019
Home News Ken Hu : Sanksi AS Tak Berdampak Terhadap Huawei

Ken Hu : Sanksi AS Tak Berdampak Terhadap Huawei

Laporan dari MWC Shanghai, Cina

-

Shanghai, Selular.ID – Ajang MWC Shanghai yang berlangsung 24-28 Juni 2019, tak hanya menjadi penanda komersialisasi 5G, namun juga pembuktian vendor jaringan Huawei ditengah tekanan pemerintah AS.

Tak berselang lama setelah memberikan key note speech, Rotating Chairman Huawei Ken Hu, menjelaskan bahwa sanksi yang dijatuhkan pemerintah AS tidak berpengaruh banyak terhadap Huawei.

Di depan puluhan awak media (26/6/2019), Hu mengungkapkan bahwa hingga Juni ini, pihaknya telah menandatangani 50 kontrak 5G komersial di seluruh dunia.

Masing-masing 28 di Eropa, 11 Timur Tengah, 6 Asia Pasifik, 4 Amerika Latin, dan 1 Afrika. Hu juga menjelaskan, Huawei telah mengirimkan 150 ribu BTS 5G di seluruh dunia.

“Dengan jumlah kontrak 5G yang diprediksi akan terus bertambah, kami memperkirakan dapat mengirimkan 500 ribu BTS 5G pada akhir tahun ini”, ujar Ken.

Penjelasan Ken menunjukkan, terjadi peningkatan kontrak 5G hampir dua kali lipat yang diraih Huawei. Karena pada Februari lalu, vendor berlogo mirip bunga merah menyala itu, baru meraih 30 kontrak 5G komersial di seluruh dunia.

Peningkatan tersebut justru terjadi ditengah memanasnya hubungan perdagangan antara AS dan China, yang menempatkan Huawei dalam posisi sulit.

AS bahkan memblokade Huawei dengan alasan keamanan. Tuduhan yang sejauh tetap dibantah Huawei karena tanpa disertai bukti yang relevan.

Huawei sendiri memperkirakan unit device paling terdampak dari keputusan AS tersebut. Vendor yang berbasis di Shenzen itu, memperkirakan terjadi penurunan hingga 40 juta unit pengiriman di akhir 2019. Angka tersebut sebanding dengan 20% dari pencapaian Huawei pada tahun lalu.

Penurunan itu pada akhirnya memaksa Huawei merevisi target untuk mencapai predikat vendor smartphone nomor satu dunia, yang sebelumnya diprediksi dapat tercapai pada 2020.

Meski terjadi penurunan kinerja pada unit device, Ken memastikan bahwa bisnis jaringan Huawei akan terus bertumbuh sejalan dengan kepercayaan pelanggan terhadap teknologi 5G yang dikembangkan oleh perusahaan.

“Kami menjamin suplai produk dari kontrak yang sudah disepakati. Kami juga tetap berbisnis dengan vendor-vendor lain, termasuk Jepang, seperti Sony dan Toshiba untuk sejumlah produk, seperti chip memori”, tandas Ken.

Latest