Sunday, October 20, 2019
Home News Imbas Pelarangan Huawei, Broadcom Bisa Kehilangan Pendapatan USD2 Miliar

Imbas Pelarangan Huawei, Broadcom Bisa Kehilangan Pendapatan USD2 Miliar

-

Jakarta, Selular.ID – Broadcom memperkirakan akan kehilangan pendapatan hingga USD2 miliar sebagai akibat dari larangan ekspor terhadap Huawei dan dampak dari meningkatnya ketegangan antara AS dan China.

Pembuat chip yang berbasis di San Jose, California itu, merupakan salah satu perusahaan pertama yang mengukur dampak keputusan AS untuk melarang bisnis memasok teknologi dan layanan ke Huawei.

Dengan menurunnya penjualan ke Huawei, Broadcom menyebutkan bahwa perkiraan pendapatan tahun fiskal akan anjlok dari USD24,5 miliar menjadi USD 22,5 miliar.

CEO Hock Tan mengatakan bahwa Broadcom menghasilkan pendapatan USD900 juta dari Huawei pada tahun fiskal sebelumnya yang berakhir pada bulan November, mewakili sekitar 4,3 persen dari total pendapatannya, The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan.

Seperti dilansir dari The Wall Street Journal (WSJ), Tan menjelaskan pelanggan Broadcom sebagian besar adalah produsen peralatan yang menjual suku cadangnya. Para vendor tersebut kini lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian sejak Mei 2019, bahkan sebelum larangan Huawei diberlakukan oleh pemerintah AS, dan situasi semakin memburuk sejak saat itu.

“Sehubungan dengan semikonduktor, jelas bahwa konflik perdagangan AS-Cina, termasuk larangan ekspor Huawei, menciptakan ketidakpastian ekonomi dan politik, dan mengurangi visibilitas bagi pelanggan manufaktur global,” katanya.

Analis yang berbicara kepada WSJ, meyakini bahwa pandangan negatif Broadcom dapat menyebar ke seluruh industri, dengan pemain utama lainnya termasuk Qualcomm dan Intel kemungkinan akan mempertimbangkan kembali situasi mereka sendiri karena larangan Huawei mengambil risiko.

“Semua orang mungkin harus memotong hanya karena Huawei jika tidak ada yang lain. Hampir setiap orang memiliki paparan”, ujar Stacy Rasgon, analis di Bernstein Research.

Sebelumnya, dalam Q2 fiskal 2019 (tiga bulan hingga 5 Mei), pendapatan Broadcom naik 10% YoY menjadi USD5,5 miliar, menjadikan laba USD691 juta, naik dari USD471 juta.

Latest