Friday, July 19, 2019
Home News Market Update Xiaomi Koreksi Data IDC

Xiaomi Koreksi Data IDC

-

Jakarta, Selular.ID – Produsen smartphone biasanya mengungkap jumlah penjualan mereka setahun sekali, dalam laporan tahunan. Guna bisa memberikan rincian kinerja per kuartal, sejumlah lembaga riset konsumen mengeluarkan estimasi perhitungan mereka per tiga bulan.

Per 1 Mei kemarin, berbagai riset telah mengeluarkan laporan mereka mengenai pasar smartphone global pada kuartal pertama 2019. Peringkat Top 5 hampir sama semua, berturut-turut adalah Samsung, Huawei, Apple, Xiaomi, dan Oppo/Vivo.

Kendati urutan peringkat sama, namun lembaga riset mencantumkan angka yang berbeda mengenai jumlah pengiriman smartphone masing-masing vendor. Meski begitu, biasanya selisih mereka tidak jauh.

Khusus Xiaomi, sepertinya vendor ‘gerah’ dengan temuan IDC, sehingga perusahaan akhirnya mengeluarkan angkanya sendiri.

Menurut laporan Counterpoint Research dan Canalys, Xiaomi menjual 27,8 juta smartphone pada kuartal terakhir. Strategy Analytics mengatakan data yang dikumpulkannya menunjukkan pengiriman 27,5 juta perangkat. Pada temuan IDC, angka ini turun lagi, ke 25 juta unit smartphone.

Dengan berbagai estimasi pengiriman dari para analis tersebut, Xiaomi sepertinya muak karena kebanyakan mereka gagal mewakili bagaimana kinerja perusahaan secara akurat selama kuartal terakhir.

Karena mereka tidak ingin laporan ini “menyesatkan” investor, perusahaan China ini membuat pengumuman yang tidak terduga dan mengkonfirmasi bahwa, antara Januari dan Maret 2019, perusahaan menjual 27,5 juta smartphone.

Setahun sebelumnya, perkiraan menunjukkan Xiaomi mengirim sekitar 28 juta unit. Ini berarti perusahaan mungkin telah mengalami penurunan tahun ke tahun hanya di bawah 2% yang sebenarnya cukup mengesankan mengingat pasar global secara keseluruhan diperkirakan telah turun sekitar 5%.

Xiaomi telah mengonfirmasi bahwa laporan terperinci yang berisi informasi tentang kinerja perusahaan di pasar smartphone kuartal terakhir akan dikeluarkan setelah laporan keuangan Q1 2019 akhir bulan ini selesai bulan ini.

Latest