Sunday, June 16, 2019
Home News Market Update Kurang Inovasi, Konsumen China Abaikan Apple

Kurang Inovasi, Konsumen China Abaikan Apple

-

Jakarta, Selular.ID – Dalam satu tahun terakhir, ambisi Apple di Cina tidak berjalan mulus. Perusahaan yang berbasis di Cupertino itu menghadapi persaingan ketat dari pabrikan lokal seperti Huawei dan Xiaomi.

Namun, sebuah laporan baru dari Reuters menyoroti dengan seksama seberapa banyak konsumen China beralih dari iPhone.

Menurut laporan itu, pangsa pasar Apple di China turun dari 81,2 persen menjadi 54,6 persen selama setahun terakhir untuk kategori harga $500 – $800 (~Rp7 juta – Rp11,5 juta).

Sementara itu, pangsa pasar Huawei di kategori yang sama melonjak dari 8,8 persen menjadi 26,6 persen, memberikan indikasi yang jelas ke mana perginya pangsa pasar Apple.

“Sebagian besar pembeli ponsel pintar China tidak siap untuk mengeluarkan lebih dari $1.000 (~Rp14 juta) untuk sebuah ponsel,” kata Neil Shah, direktur riset di Counterpoint, merujuk pada seri iPhone X yang harganya mulai $1.000 ke atas.

“Hal ini membuat celah signifikan di segmen harga $800 ke bawah yang diisi oleh vendor China dengan sigap.”

Bukan hanya soal harga, menurut anggota industri ritel China, iPhone tidak memiliki fitur yang diinginkan konsumen Tiongkok, khususnya di sektor kamera.

Bahkan iPhone kelas atas hanya memiliki dua lensa di bagian belakang, dan warga China berbondong-bondong menuju perangkat dengan lensa tiga atau lebih, seperti Huawei P20 Pro dan Mate 20 Pro.

He Fan, CEO Huishoubao, yang bekecimpung di bisnis jual-beli smartphone bekas, mengatakan, “Kamera Huawei menjadi jauh lebih baik daripada kamera Apple karena lebih sesuai dengan selera konsumen China.”

Fan mengatakan ia menyaksikan perubahan di pasar ritel dari Apple ke Huawei selama setahun terakhir.

Merosotnya penjualan iPhone di seluruh dunia, membuat para pemain industri mulai terkena dampak. Laporan Reuters yang terpisah menyoroti bagaimana Japan Display (salah satu vendor layar LCD top dunia) di mana pabriknya hanya beroperasi setengah kapasitasnya karena rendahnya penjualan iPhone bertenaga LCD, seperti iPhone XR.

Untuk membalikkan keadaan, Apple perlu merangkul dua fokus utama pasar Cina: perangkat dengan harga agresif yang menawarkan fitur-fitur baru dan inovatif, terutama di sektor kamera.

Jika tidak, bisa-bisa Huawei dan produsen China lainnya akan mendepak Apple dari Top 5 vendor smartphone terbesar di dunia.

Latest