Thursday, April 25, 2019
Home News Kominfo dan Bawaslu Beri Aturan Saat Minggu Tenang Jelang Pilpres

Kominfo dan Bawaslu Beri Aturan Saat Minggu Tenang Jelang Pilpres

-

Jakarta, Selular.ID – Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menegaskan, untuk tidak boleh melakukan iklan kampanye di platform media sosial disaat minggu tenang pemilihan presiden pada 14 sampai 16 April 2019.

Rahmat Bagja, Komisioner Bawaslu mengatakan, setiap bentuk pelanggaran akan dilaporkan baik pada Kominfo maupun pada platform media sosial terkait untuk duturunkan.

“Kami akan koordinasi dengan platform untuk melakukan rekomendasi take down. Kemudian kalau tidak juga melakukan take down, akan ada sangsi adminstrasi,” ujar Rahmat Bagja, di Jakarta (25/03/19).

Diakatakan Rahmat, pelanggaran konten kampanye di media sosial tidak hanya menyangkut hukum pemilu, tapi juga peraturan lain seperti UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) hingga Undang-undang Hukum Pidana.

Samuel Abrijani Pangerapan, (Sammy), Dirjen Aplikasi Informatika menturukan bahwa Kominfo sudah melakukan diskusi dengan beberapa platform seperti Google, Twiter, Facebook, Line, Bigo Live, Live Me dan Kwai Go untuk mentaati saat minggu tenang, dan diakui Sammy mereka mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

Dari diskusi itu telah disepakati bahwa saat minggu tenang platform tersebut tidak boleh menanyangkan iklan dari kedua paslon.

Pembatasan itu dilakukan adalah mengenai pemasangan iklan kampanye, di platform-platform medua sosial. Namun bagi masyarakat yang ingin melakukan obrolan mengenai pilpres atau soal pencoblosan di media sosial, diakatakan Sammy tidak ada masalah.

“Kalau obrolan sebatas di warung kopi itu tidak masalah, hal ini berkaitan dengan kebebasaan berpendapat, tapi tidak dilakukan pemasangan iklan di platform,”kata Sammy.

Dikatakan Sammy sejauh ini media sosial yang kerap menyajikan iklan politik cukup aktif adalah Facebook dan Twitter.

“Sejauh ini saya melihatnya Facebook dan Twitter, tapi bukan berarti yang lain tidak, yang banyak ditemui iklan politik keduanya,”tutup Sammy.

 

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest