Saturday, August 24, 2019
Home News Trump Segera Sahkan Larangan Penggunaan Teknologi China

Trump Segera Sahkan Larangan Penggunaan Teknologi China

-

Jakarta, Selular.ID – Beberapa waktu lalu terjadi pencekalan terhadap perusahaan teknologi asal China seperti Huawei dan ZTE di Amerika Serikat. Semua layanan Huawei dan ZTE seperti jaringan dan device dilarang digunakan di Amerika Serikat. Pencekalan perusahaan teknologi asal China tersebut dikarenakan masalah keamanan.

Namun banyak yang beranggapan bahwa pencekalan perusahaan teknologi asal China tersebut karena rasis. Hubungan Amerika Serikat dan China makin memburuk hingga kini karena sengitnya perang dagang antara kedua Negara tersebut.

Bahkan Pemerintah AS telah menyarankan kepada sekutu mereka untuk tidak menggunakan jaringan 5G Huawei yang sedang dikembangkan di negara masing-masing. Alasannya masih sama soal keamanan. Dilansir dari PhoneArena, Pemerintah AS takut informasi rahasia mereka dicuri dan disalahgunakan oleh China.

Sebelumnya, Founder Huawei, Ren Zhengfei dan Chairman Huawei, Liang Hua memberikan konfirmasi bahwa jaringan 5G mereka jauh dari ancaman keamanan. Namun, Huawei digugat bulan lalu oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat karena mencuri rahasia dagang dari T-Mobile.

Laporan Politico menyebutkan bahwa Presiden Donald Trump akan menandatangani perintah eksekutif yang akan melarang operator A.S. menggunakan peralatan jaringan dari perusahaan Cina mana pun, termasuk Huawei dan ZTE. Diperkirakan Trump akan menandatangani putusan tersebut tepat sebelum Mobile World Congress (MWC) 2019 yang berlangsung di Barcelona dari 25 Februari hingga 28 Februari mendatang.

Sumber lain menyebutkan bahwa ada dorongan besar agar perintah eksekutif tersebut ditandatangani Trump sebelum MWC. Tujuannya agar dunia wireless tahu bahwa AS menempatkan keamanan siber pertama pada jaringan 5G.

Dalam perintah eksekutif tersebut, Trump mengajak negara sekutu untuk tidak menggunakan jaringan Huawei dan ZTE. Huawei dan ZTE juga telah dianggap sebagai ancaman keamanan nasional oleh Kongres sejak 2012.

Desember 2018 lalu, Deutsche Telekom Jerman dan SoftBank Jepang sepakat untuk tidak menggunakan layanan Huawei. Deutsche Telekom sendiri merupakan induk perusahaan T-Mobile. Ini wajar saja terjadi mengingat kasus yang terjadi antara Huawei dan T-Mobile beberapa waktu lalu.

Kebanyakan perusahaan di Cina, ditugaskan pemerintahnya melalui intelijen mereka untuk membantu organisasi komunis. Inilah yang menjadi salah satu alasan kekhawatiran pemerintah AS, Jerman dan sejumlah negara lain akan perusahaan China soal keamanan.

Namun Huawei tetap menjadi penyedia jaringan 5G pertama dan nomor satu di dunia. Sejumlah negara masih menggunakan layanan Huawei baik jaringan dan device selain Amerika Serikat dan sekutunya. Indonesia salah satunya.

Latest