Jakarta, Selular.ID – Indonesia kini punya pusat riset AI dan cloud computing. Bertempat di Bandung, Bukalapak bersama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) meluncurkan Artificial Intelligence & Cloud Computing Innovation Center.

Laboratorium riset itu diharapkan bisa menjadi pusat riset bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti Indonesia, khususnya di ITB pada bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan komputasi awan (Cloud Computing).

Achmad Zaky selaku Founder dan CEO Bukalapak mengatakan, “Bukalapak merupakan unicorn pertama yang mendirikan Innovation Center untuk riset dan pengembangan oleh mahasiswa. Tantangan bagi kami saat ini adalah bagaimana mencari talenta teknologi di bidang AI yang dapat berkontribusi untuk Indonesia.”

BACA JUGA:
Bukalapak Dapat Kucuran Dana dari Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund

Achmad Zaky menambahkan, teknologi AI saat ini telah berkontribusi banyak dalam bisnis e-commerce seperti Bukalapak. Penggunaan teknologi AI di Bukalapak sangat membantu dalam meningkatkan performa bisnis Bukalapak.

Pemanfaatan teknologi AI di Bukalapak saat ini telah banyak dikembangkan terutama dalam hal membantu operasional perusahaan seperti membantu mengenali karakteristik pengguna Bukalapak yang sering berkunjung ke situs maupun aplikasi Bukalapak.

BACA JUGA:
Gandeng Pemprov, Bukalapak Dorong UKM Bangka Belitung Go Digital

Di samping itu, AI juga membantu pengguna Bukalapak dengan memberikan rekomendasi terkait produk yang dibutuhkan. Sehingga pengguna Bukalapak tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mencari barang sesuai dengan kebutuhan.

AI juga sangat membantu meningkatkan kinerja tim customer services dalam menyelesaikan keluhan pelanggan dan juga dapat mencegah terjadinya penipuan yang dapat menimpa para pengguna Bukalapak.

BACA JUGA:
Headphone (Pun) Sekarang Dilengkapi AI

Dengan adanya innovation center ini, Bukalapak ingin mendorong generasi muda untuk berinovasi teknologi yang memiliki dampak dan memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

“Kedepannya kami juga berencana membangun research & development di beberapa daerah seperti Medan, Yogyakarta dan Surabaya untuk memberdayakan talenta terbaik di daerah tersebut.” tutup Achmad Zaky.