Wednesday, August 21, 2019
Home News Enterprise Pembangunan Smart City Jadi Kunci Dalam Transformasi Ekonomi

Pembangunan Smart City Jadi Kunci Dalam Transformasi Ekonomi

-

Jakarta, Selular.ID – Dassault Systemes memperkirakan bahwa di 2030 adalah era smart city atau kota pintar yang akan dipenuhi teknologi guna meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan dan memberikan manfaat sosial yang nyata.

Adi Aviantoto, Senior Partner Success Manager, Asia Pasific Selatan, Country Head Indonesia menjelaskan Pembangunan smart city adalah dasar yang kokoh dalam transformasi ekonomi.

Dikatakan dia, survei mengenai ekspektasi terhadap smart city di tahun 2030 memberikan feedback yang baik bagi Dassault Systemes untuk mengetahui apa yang harus dieksplorasi dikembangkan dan dipercepat guna mendukung pengembangan smart city di Indonesia.

Pembangunan smart city adalah dasar yang kokoh dalam transformasi ekonomi Indonesia.

Tidak hanya mempercepat pembangunan infrasuktur teknologgi nasional, namun juga menumbuhkan keterampilan dan pola pikir manusianya untuk menerima teknologi, inovasi dan menggunakan iOT secara efektif.

“Sukses smart city, akan bergantung pada keinginan masyarakatnya dalam berpartisipasi secara aktif dan insiatif smart city” ujar Adi, di Jakarta (23/01/19).

Adi mencontohkan misalnya, memanfaatkan metode pembayaran elektronik (e-payment) dan jaringan transportasi cerdas di kota.

Sebab itulah, sangat penting bagi Dassault Systemes untuk memperhatikan secara seksama apa yang diharapkan konsumen bagi masa depan smart city di Indonesia.

“Kalau Indonesia diperkirakan implementasi smart city teralisasi pada 2045, tapi sebenarnya smart city itu bukan hanya internet kencang, lalu suidah didukung teknologi mumpuni semata, namun kembali lagi ke masyarakatnya, ingin smart atau tidak,” kata Adi

Untuk diketahui dalam survei itu diperkirakan bahwa rumah di tahun 2030, akan aman dan hemat enargi, lebih dari 70 persen, responden akan menggunakan perangkat yang dipantau dari jarak jauh, asisten yang diaktifkan suara, serta sistem rumah pintar yang terhubung penuh.

Sebanyak 49 persen memperkirakan akan menggunakan asisten rumah virtual atau robot yang dipersonalisasi.

Latest