Huawei Mate 20 dan Huawei Mate 20 Pro pada acara peluncuran Mate 20 Series di Jakarta (19/12/2018)


Jakarta, Selular.ID – Sejak dua tahun silam, vendor smartphone mulai menggandeng pabrik perakitan dalam negeri guna memenuhi kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Saat itu, Huawei menggandeng PT Panggung Electric Citrabuana di Sidoarjo-Jawa Timur.

Namun perusahaan kini memindahkan pusat perakitannya. Mulai peluncuran Mate 20 Series, Huawei menunjuk pusat perakitannya ke PT Sat Nusapersada di Batam.

BACA JUGA:
Update Software, Huawei Nova 3i Makin Jago Memotret Malam

“Semua smartphone Huawei sekarang dirakit di Satnusa Batam,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Device Indonesia, usai prosesi peluncuran Huawei Mate 20 Series di Jakarta (19/12/2018).

Lo Khing Seng, Deputy Country Director, Huawei Device Indonesia, pada peluncuran Huawei Mate 20 Series di Jakarta (19/12/2018)

Alasannya, Lo Khing Seng menguraikan mulai kuartal ini perusahaannya bekerja sama dengan distributor baru. Nah, distributor baru itu bekerja sama dengan Satnusa.

BACA JUGA:
Huawei Mate 20 Pro Terima Pembaruan Terbesar Kedua

“Semenjak ganti distributor, yang lama (PT GND Imperium Perkasa) kan bekerja sama dengan Panggung, sekarang ini distributor baru (Datascrip dan Zitron) dengan Satnusa,” ungkap Lo Khing Seng.

Peluncuran Huawei Mate 20 dan Mate 20 Pro di Jakarta (19/12/2018)

Dengan perubahan distributor dan pusat perakitan baru, sepertinya Huawei siap tancap gas di tahun depan.