Jakarta, Selular.ID – China bergerak selangkah lebih dekat dengan peluncuran 5G komersial setelah Grup Promosi 5G, IMT-2020, menyelesaikan fase ketiga dari uji coba non-standalone (NSA) dan mencapai titik tengah dalam uji coba mandiri (SA).

Situs berita C114.net melaporkan, bahwa tes tersebut didasarkan pada standar Rilis 15 dari 3GPP yang diluncurkan pada Juni dan Desember 2017. Tiga operator selular besar China, masing-masing China Mobile, China Unicom dan China Telecom, telah mengatakan bahwa mereka berencana untuk menawarkan layanan 5G awal pada 2020.

BACA JUGA:
Hong Kong Bakal Lelang Spektrum 5G Pada Pertengahan 2019

Pengujian meliputi uji coba di dalam dan di luar ruangan, jaringan inti dan fungsi stasiun pangkalan. Uji coba yang dilakukan China Information and Communication Technologies tersebut, melibatkan dua vendor jaringan terkemuka, Huawei dan ZTE, menggunakan pita frekuensi 3.5GHz dan 4.9GHz.

Yang Chaobin, Presiden Lini Produk Huawei 5G, mengatakan bahwa hasil pengujian menunjukkan kepercayaan Huawei dalam menyediakan operator dengan produk komersial akhir-ke-5G yang matang dan handal. Hal tersebut juga merupakan hasil dari upaya bersama Huawei dan banyak mitra industri lainnya.

BACA JUGA:
Norwegia Bergabung Dalam Barisan Larangan 5G Huawei

Yang menambahkan. setelah uji coba fase ketiga, langkah selanjutnya adalah melakukan pengujian interoperabilitas pada sistem dan terminal sistem chip.

Uji coba mandiri melibatkan fungsi jaringan inti, fungsi base station, percobaan outdoor dan interoperabilitas. Huawei dan Intel secara bersama-sama menyelesaikan apa yang mereka katakan adalah panggilan pertama industri pada jaringan yang berdiri sendiri.

BACA JUGA:
Ikuti Jejak Australia, Selandia Baru Larang Huawei Bangun Jaringan 5G

Uji R & D 5G China dimulai pada 2016 dan dijadwalkan berjalan hingga akhir2018 selama tiga fase terpisah.