Bogor, Selular.ID – HMD Global dijadwalkan mengumumkan Nokia 7.1 Plus secara global hari ini. Apakah perangkat akan masuk pasar Indonesia?

“Saya gak bisa jawab kalau Nokia 7.1 Plus. Memang baru akan resmi besok, tapi belum di Indonesia. Itu global aja. Detail lainnya saya tidak tahu,” ujar Miranda Warokka, Head of Marketing Indonesia for HMD Global, saat ditemui Selular.ID di sela-sela acara Media Gathering Nokia di Bogor, Rabu (10/10/2018).

Sebelum Nokia 7.1 Plus, HMD Global sudah lebih dulu memperkenalkan Nokia 7.1 awal Oktober lalu. Namun Miranda juga bungkam mengenai kemungkinan kehadirannya di Indonesia.

BACA JUGA:
Ini Harga Baru Nokia 8

“Nokia 7.1 dan Nokia 7.1 Plus adalah dua perangkat berbeda. Nah kalau 7.1 saya belum tahu,” kata Miranda.

Sudah bisa dipesan konsumen di AS dan Eropa. Nokia 7.1 ditawarkan dengan harga $349 (setara Rp5,3 juta) untuk konfigurasi dasar 3GB/32GB.

Sementara Nokia 7.1 dengan konfigurasi lebih tinggi 4GB/64GB dijajakan €349 (sekitar Rp6,1 juta) di Eropa.

Smartphone sendiri menampilkan layar PureDisplay 5,84 inci dengan resolusi 1080×2280 piksel, sudah dilindungi Gorilla Glass 3 dan menawarkan dukungan HDR10. Selain itu, Nokia 7.1 juga bisa melakukan konversi HDR real-time ke video SDR.

BACA JUGA:
Notch Absen, Nokia 8.1 Plus Dibubuhi Lubang Kamera

Di sektor kinerja, Nokia 7.1 menggunakan chipset Snapdragon 636 dari Qualcomm dan menyediakan slot untuk menambah penyimpanan melalui kartu microSD.

Untuk memfasilitasi hobi fotografi, Nokia 7.1 dibekali kamera selfie 8MP f/2.0 dengan AI yang sudah support fitur Face Unlock. Sementara bagian belakang bertengger kamera utama 12MP dengan aperture f/1.8 dan kamera monochrome 5MP.

Kamera belakang menggunakan optik Zeiss dan beberapa fitur perangkat lunak yang bagus seperti mode “bothie” yang memungkinkan Anda mengambil gambar diam atau merekam video menggunakan kamera belakang dan depan pada saat yang bersamaan.

BACA JUGA:
Selamat Tinggal, WhatsApp Hengkang dari Nokia S40

Nokia 7.1 sudah disokong baterai 3,060 mAh yang mendukung pengisian cepat melalui konektor USB-C di bagian bawah perangkat. Nokia mengklaim pengguna bisa mengisi daya 50% hanya dalam 30 menit.

Nokia 7.1 menjalankan Android 8.1 Oreo dan merupakan bagian dari program Android One. Smartphone dipastikan akan mendapat upgrade ke 9.0 Pie pada bulan November diikuti dengan periode pembaruan besar selama 2 tahun dan 3 tahun patch keamanan bulanan.

Kendati bungkam mengenai kehadirannya, namun Miranda terlihat menggunakan smartphone Nokia baru yang disebutnya Nokia 7.1. Apakah itu artinya HMD Global segera mendatangkan perangkat ke Indonesia?