Jakarta,Selular.ID – Facebook disebutkan telah melakukan diskriminasi, terhadap kaum wanita. Hal yang dilakukan Facebook adalah dengan cara menayangkan iklan lowongan kerja yang hanya ditampilkan untuk laki-laki, dan tidak bisa dilihat oleh perempuan.

Dilaporkan Cnet, tuduhan itu dilontarkan oleh kelompok hak asasi Serikat Kebebasan Sipil Amerika (ACLU) dalam sebuah gugatan yang diajukan ke United States Equal Employment Opportunity Commission, badan federal yang mengurusi persoalan diskriminasi di tempat kerja.

BACA JUGA:
Akhirnya Facebook Gulirkan Update untuk Messenger Lite

Gugatan ACLU mewakili tiga orang wanita yang merasa menjadi korban atas tindak diskriminatif yang dituduhkan terhadap Facebook.

Tuduhan tersebut melibatkan 10 perusahaan, termasuk pabrik bahan atap dan perbaikan ban. Mereka juga mengklaim kelompok ini menggunakan alat iklan Facebook secara ilegal, karena hanya membukanya untuk pria sementara wanita tidak bisa.

Facebook telah menanggapi hal itu, dan mengatakan akan meninjau perkara. Joe Osborne, Juru bicara Facebook menjelaskan bahwa tidak ada tempat untuk diskriminasi di platform-nya.

BACA JUGA:
Facebook Messenger Miliki Fitur AR dan Boomerang

Disebutkan, Platform media sosial Facebook memang memiliki kemampuan ad-targeting untuk menyasar kalangan konsumen tertentu saja, sesuai dengan kehendak pengiklan. Namun, mengacu pada gugatan ACLU, kemampuan ini rupanya juga bisa dipakai untuk targeting secara diskriminatif. ACLU mengatakan Facebook tidak mencegah pengiklan -dalam hal ini pemasang lowongan kerja- hanya menarget gender tertentu.