Wednesday, July 24, 2019
Home News Smartfren: Ini Syarat Implementasi 5G

Smartfren: Ini Syarat Implementasi 5G

-

Jakarta, Selular.ID – Jaringan 5G memang tengah menjadi menjadi topik perbincangan hangat. Diperkirakan implementasi 5G di dunia pada tahun 2020 mendatang. Lantas bagaimana dengan di Indonesia?

Untuk menerapkan jaringan 5G dibutuhkan infrastruktur yang memadai dan perangkat yang mendukung jaringan 5G tersebut.

“Minimal kecepatan download jaringan 5G harus 1GB. Maksimal 10GB. Jaringan 5G membutuhkan latency kecil dan kecepatan download maksimal,” ungkap Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations and Spesial Project Smartfren saat ditemui Selular.ID di Jogjakarta, Rabu (15/8/2018).

Dikatakan Munir, kalau kecepatan download nya dibawah 1GB belum bisa dikatakan 5G. Smartfren juga tengah memasuki era pra 5G dengan 4G+. Teknologi 4G+ secara real time mengatur situasi dan kondisi jaringan dan kecepatan lebih tinggi dibandingkan 4G biasa.

Teknologi tambahan yang diusung 4G+ tersebut meliputi Carrier Aggregations (CA), Multi Input Multi Output Antenna (MIMO), Quadratur Amplitude Modulations (QAM) dan Beam Forming (STSR). Teknologi tambahan tersebut berfungsi neningkatkan kecepatan dan stabilitas trafik data 4G LTE.

Kecepatan konektivitas 4G+ mencapai 198Mbps. Tentunya harus didukung perangkat dengan teknologi CAT9.

“4G+ juga sebagai langkah awal memasuki 5G. 4G+ belum bisa dikatakan 5G karena kecepatan nya belum memenuhi syarat 5G,” tandas Munir.

Dijelaskan Munir, teknologi kabel fiber optic juga menjadi syarat untuk 5G.

Latest