Jakarta, Selular.ID ― Grab hari ini mengumumkan perolehan investasi senilai USD2 miliar (setara Rp29 triliun) dalam putaran pendanaan terbaru. Sebelumnya, Toyota telah tergabung dalam sederet daftar institusi keuangan global terkemuka yang berinvestasi di Grab.

Investor terbaru meliputi OppenheimerFunds, Ping An Capital, Mirae Asset – Naver Asia Growth Fund, Cinda Sino-Rock Investment Management Company, All-Stars Investment, Vulcan Capital, Lightspeed Venture Partners, Macquarie Capital dan para investor lainnya.

“Kami melihat besarnya minat dari para investor dan mitra strategis di ranah global yang menunjukkan ketertarikan untuk bermitra dengan kami guna meraih pertumbuhan pesat di wilayah ini.” kata Ming Maa, President Grab, pada siaran resmi yang diterima Selular.ID (2/8/2018).

BACA JUGA:
Permudah UMKM, GrabExpress Luncurkan Dua Layanan Baru

Dikatakan, Grab akan menggunakan dana tersebut untuk memperluas jangkauan layanan O2O yang disediakan di Asia Tenggara.

Secara khusus, Grab akan menggunakan sebagian besar dari dana saat ini untuk melanjutkan investasi di Indonesia, dimana industri perusahaan penyedia layanan pemesanan transportasi on-demand terus berkembang.

“Grab memiliki lebih dari 7,1 juta wirausahawan mikro pada platformnya, di mana lebih dari separuhnya berlokasi di Indonesia,” imbuh Ming Maa.

BACA JUGA:
Menhub: Kesejahteraan Pengemudi Transportasi Online Harus Diperhatikan

Melalui kemitraannya dengan penyedia layanan dompet digital dan rewards OVO Grab telah membentuk ekosistem pembayaran mobile yang paling banyak digunakan di negara ini, dengan lebih dari 60 juta unduhan.

“GrabFood telah tumbuh secara eksponensial tahun ini, mulai dari Jakarta untuk melayani 28 kota dan berkembang ke kota lainnya di seluruh Indonesia, memenangkan pangsa pasar yang signifikan dengan Gross Merchandise Value (GMV) di Indonesia hampir empat kali lipat pada paruh pertama tahun 2018,” imbuhnya.

BACA JUGA:
SoftBank Kucurkan Dana ke Grab Senilai Rp 21,8 Triliun

Selain GrabFood, Ming Maa juga mengatakan GMV GrabExpress di Indonesia yang telah mencapai lebih dari dua kali lipat pada paruh pertama tahun 2018.

Bulan Juli lalu, Grab baru saja mengumumkan peluncuran GrabFresh, layanan pengiriman barang belanjaan on-demand di Jakarta, disusul dengan kota-kota lainnya pada akhir tahun 2018.