Jakarta,Selular.ID – Penjualan Samsung di pasar ponsel sepertinya mulai terlihat melemah. Dari pantuan Selular di pusat penjualan ponsel ITC Roxy Mas Jakarta dan Roxy Square Jakarta pusat, beberapa pedagang menuturkan mulai jarang menjual Samsung.

Saiful, Karyawan di Next Celullar ITC Roxy Mas Jakarta, menuturkan, kalau sudah sebulan Saiful tidak melayani customer untuk pembelian Samsung.

Dikatakan dia, terakhir Saiful menjual Samsung J2 usai lebaran.

“Hingga sekarang belum menjual lagi, sudah jarang jual samsung,”ujar Saiful, di ITC Roxy Mas Jakarta (10/08/18).

Dikatakan Saiful, beberapa pembeli yang datang kepadanya menanyakan seri lama. Untuk seri baru, Saiful belum menerima penjualan.

Hal senada pun dikatakan Simon, Manager Chans Celullar. Menurutnya, tiga minggu lalu Simon baru melayani customer untuk pembelian Samsung J7 Prime, dengan harga Rp2,8 juta. Setelah itu belum ada yang mencari Samsung.

Menurut Simon, yang sudah 14 tahun menggeluti bisnis penjualan ponsel, tahun ini yang terlihat sekali penurunan penjualan Samsung.

“Eranya Samsung itu kan diawal 2012, namun 2017 penjualannya dah mulai turun dan sekarang cukup drastis, keluar bisa hitungan minggu bahkan sebulan, kalau cari pun seri-seri lama,” tutur Simon.

Tuti pemilik Netta Cell pun mengamini. Menurutnya, sudah cukup lama dirinya tidak menjual Samsung, kalau pun ada pembeli menanyakan produk second.

Beralih ke Roxy Square, hal senanda pun dituturkan beberapa pedagang. Menurut mereka memasuki Agustus belum sekali pun menjual samsung.

“Terakhir customer yang mencari Samsung itu pertengahan Juli, customer cari J7 Pro, sampai saat ini belum menjual lagi, ini sih disini tidak tahu ditempat lain”kata Lena, karyawan Ratu Phone Roxy Square.

Yusli karyawan Ben Mobile pun mengalami hal yang sama, dikatakan dia sejak Oppo, Vivo dan brand lain menghadirkan seri baru, penjualan Samsung ditempatnya sudah tidak seperti dulu.

“Sepi mba, biasanya yang cari Samsung itu benar-benar butuh, kalau yang lainnya harganya tidak sesuai beralih ke seri lain, tutup Yusli.