Jakarta, Selular.ID – Honor bersiap mengedarkan flagship terbaru ke pasar Indonesia, smartphone ini bahkan menjadi yang terlaris pada festival belanja Cina.

Festival yang berlangsung pada 1-18 Juni itu mencatatkan rekor CNY127,5 miliar (sekitar Rp276 triliun). Sebagian besar berkat penjualan smartphone Honor.

Lebih rinci, khusus Honor 10 terjual sebanyak lebih dari 1 juta unit, di mana lebih dari 100.000 di antaranya adalah pembelian di luar China.

Honor 10 juga mencatatkan diri sebagai penjualan terbaik di Amazon UK dalam kategori smartphone unlock. Induk usaha, Huawei, mendorong peluncuran global Honor 10 dilakukan secepatnya.

Brief Spec:

Tanggal Rilis2 Agustus 2018
RAM/ROM4GB/128GB
ProsesorKirin 970
OSAndroid 8.1 Oreo
Layar5,84 inci 18:9 FullView Display
Kamera16MP + 24MP (Rear) dan 24MP (Front)
Harga
Fitur UtamaGPU Turbo, Ultra Sonic Finger Print, AI Camera
Baterai3.400 mAh

Sebelum rilis di Indonesia pada 2 Agustus 2018 medatang, Selular berkesempatan merasakan smartphone flagship milik Honor tersebut.

Desain

Honor sepertinya berusaha menghadirkan smartphone yang dipadukan dengan desain yang stylish dalam setiap perangkatnya.

Warna biru pada perangkat yang saya pegang ini membuat Honor 10 terlihat sangat luxurious, terlebih pada bagian belakangnya yang terbuat dari kaca 3D dengan lapisan optik berskala nano terdiri atas 15 lapis warna yang berkilauan.

BACA JUGA:
Usung Baterai 4000mAh, Honor 8C Resmi Rp2,4 Juta

Honor menyebut teknologi yang terdapat pada desain perangkat ini sebagai Honor 10 CMF1.

Namun sayang, bagian belakang yang terbuat dari glass tersebut muda meninggalkan jejak tangan saat dipegang. Untuk menyiasatinya Honor pun menyediakan jelly case pada paket penjualannya.

Lengkungan (edge) pada bagian belakang perangkat membuat smartphone Honor 10 cukup nyaman digenggam.

Perangkat yang berukuran 5,84 inci ini memiliki ketebalan 4mm dengan bobot beratnya sebesar 156 gram.

Di permukaan smartphone terdapat notch yang dimanfaatkan oleh Honor untuk meletakkan kamera beserta flash light dan lubang mikro untuk loud speaker. Sementara di permukaan bagian bawah tidak terdapat tombol home fisik.

Di sisi kanan Honor menempatkan tombol power dan volume rocker. Sedangkan sisi sebaliknya terdapat slot untuk dua sim card tanpa adanya slot untuk micro SD.

Audio jack, port USB type C dan lubang speaker berjejer berada di bagian bawah smartphone.

Permukaan belakang smartphone terdapat dua kamera dengan cincin yang cukup menonjol berdampingan dengan LED flash light. Tercantum juga tulisan “AI Camera”.

Kinerja

Honor 10 ditopang chipset Kirin 970 dengan RAM 4GB. Tersedia dua pilihan ruang penyimpanan yaitu 64GB dan 128GB. Perangkat yang saya pegang memiliki kapasitas penyimpanan seluas 128GB.

BACA JUGA:
Honor 8X dengan NFC Dipastikan Meluncur Global

Untuk pemberi daya, smartphone dibekali baterai kapasitas 3.400 mAh dengan USB-C port charger. Untuk OS, Honor 10 menjalankan EMUI yang berbasis Android 8.1 Oreo.

Honor 10 ini menawarkan teknologi terbarunya, yaitu GPU Turbo, yang merupakan teknologi pelopor yang menyoroti performa chipset ponsel pintar, meningkatkan kinerja ponsel pintar untuk dua area spesifik: kualitas pemrosesan grafis dan konsumsi daya.

Honor mengklaim teknologi ini merupakan penggabungan perangkat keras dan lunak yang memberikan akselerasi dramatis dalam pemrosesan grafis, yang secara fundamental dapat meningkatkan system operasi dan menambah waktu penggunaan baterai, sehingga dapat mengoptimalkan pengalaman bermain mobile game secara keseluruhan.

Efisiensi pemrosesan grafis pada Honor 10 meningkat secara dramatis sebesar 60%, mencapai frame rate yang hampir penuh serta dapat mempertahankan kinerja grafis yang stabil selama bermain game.

Sinergi antara penggabungan perangkat keras dan lunak menghasilkan kinerja yang super cepat dan sangat mengurangi konsumsi daya pada Honor 10 sebesar 30%.

Masa pakai baterai Honor 10 menjadi lebih lama dan hal ini memungkinkan pengguna untuk menikmati hiburan selama 24/7, baik itu untuk bermain game atau streaming acara TV dan menikmati film kesukaan.

Untuk menguji performanya saya menggunakan aplikasi AnTuTu Benchmark serta aplikasi Geekbench. Hasil yang diperoleh adalah 201164 untuk skor menggunakan AnTuTu. Sedangkan pada aplikasi Geekbench angka menunjukkan skor 1891 (single core) dan 6447 (multi core).

BACA JUGA:
Pelan-Pelan Honor 9i dan 7S Jadi Idola Baru

Untuk gaming test, saya menggunakan aplikasi 3D mark untuk menguji pemrosesan grafis Honor 10. Hasilnya performa Honor 10 lebih baik dari LG V30+ dan juga Apple iPhone X.

Kemampuan fotografi

Kamera pada Honor 10 menjadi bagian yang paling seru untuk dieksplorasi sepanjang saya mereview perangkat ini.

Honor 10 dibekali kamera ganda berkapasitas resolusi16MP dan 24MP di bagian belakang yang dilengkapi dengan fitur artificial Intelligent (AI).

Fitur AI di Honor 10 tak cuma mendeteksi wajah orang, kamera Honor 10 juga bisa mengenali lebih dari 500 situasi di 22 kategori.

Kamera Honor 10 akan secara otomatis mengenali scene foto begitu lensa dibidikkan ke obyek foto.

Kamera di Honor 10 ini juga menawarkan beberapa mode pemotretan lain dengan berbagai fitur seperti mode portrait yang memungkinkan pengguna menghasilkan gambar yang bokeh. Ada juga mode AR Lens untuk seru-seruan.

Bagi yang suka mengambil objek human interest, Honor 10 memberikan fitur monochrome yang membuat gambar lebih ekspresif. Fitur ini hanya bisa digunakan untuk kamera utama saja.

Kamera depan Honor 10 memiliki kapasitas resolusi sebesar 24MP yang memberikan kemampuan swafoto memuaskan.

BACA JUGA:
Gandeng Vivavideo, Honor Cari CSO

Fitur AI pada kamera depan menawarkan perfect selfie yang mampu menghasilkan gambar yang cukup sempurna.

Sebelum melakukan swafoto pengguna diharuskan melakukan perekaman wajah tampak depan, tampak samping dan pada saat menunduk. Kemudian men-setting efek beauty yang diinginkan.

Berikut ini hasil swafoto Honor 10:

 

Fitur dan OS

Honor 10 mengusung system operasi Android 8.1 Oreo dengan tampilan antar muka EMUI.

Tampilan antar muka milik Honor ini menjadi salah satu yang saya sukai karena cukup nyaman digunakan.

Selain itu, dengan system operasi Android Oreo, pengguna bisa menjalankan dua aplikasi sekaligus dengan memanfaatkan split screen.

Untuk fitur keamanan, fasilitas yang disediakan oleh Honor 10 juga terbilang lengkap. Perangkat ini menyediakan face unlick dan juga finger print.

Ultrasonic Finger Print yang disematkan pada perangkat ini membuat perangkat cepat diakses ketika jempol jari ditempelkan ke sensor. Hanya membutuhkan waktu 0,5 detik saja.

Face unlock-nya juga berfungsi dengan baik. Perangkat ini mampu mengenali wajah pengguna meski dari sudut 45 derajat ke samping kanan maupun kiri.

Fitur face unlock ini juga cukup aman dari tangan-tangan jahil karena tidak bisa dibuka ketika wajah pengguna dalam kondisi mata terpejam