Sunday, September 23, 2018

Kaspersky Lab : 63% Perusahaan Kesulitan Kelola Layanan Cloud

Jakarta, Selular.ID – Laporan terbaru Kaspersky Lab menemukan hampir dua pertiga (63%) perusahaan yang mempekerjakan hingga 249 orang menggunakan satu atau lebih layanan aplikasi bisnis.

Baik perusahaan kecil maupun berkembang menganggap bahwa teknologi cloud dapat membantu menangani aktifitas bisnis dengan cara yang lebih efisien dan hemat biaya.

Setengah (50%) dari perusahaan dengan jumlah staf paling banyak 49 orang (usaha mikro) dan 40% perusahaan dengan jumlah staf 50–249 orang (usaha kecil menengah), memiliki karyawan yang banyak bekerja di luar kantor sehingga membutuhkan akses ke data dan aplikasi melalui layanan cloud.

Ketika perusahaan tumbuh lebih besar, mereka akan mengalami peningkatan kebutuhan akan layanan cloud (73%) dari UKM dan (56%) dari usaha mikro menggunakan setidaknya satu layanan cloud.

Layanan cloud yang sering digunakan perusahaan berbasis Software as a Service (SaaS). SaaS diadopsi dalam bentuk email, layanan penyimpanan dokumen dan kolaborasi, keuangan dan akuntansi.

Namun penggunaan cloud yang juga aktif juga memiliki dampak negatif. Infrastruktur TI di organisasi semakin mengkonsolidasikan lebih banyak layanan dan aplikasi. Tetapi di saat yang sama tidak memiliki tingkat kontrol dan visibilitas yang memadai.

Sebagai konsekuensinya, 66% perusahaan yang memiliki 1-249 anggota staf mengalami kesulitan dalam mengelola infrastruktur TI yang heterogen ini.

Baca juga : Kaspersky Lab: Asian Games Berpotensi Terserang Olympic Destroyer

“Untuk menikmati fungsi layanan cloud terlepas dari tingkat perusahaan mereka, bisnis perlu secara efektif mengelola berbagai platform dan layanan cloud. Secara fundamental yaitu mampu mengenali dengan jelas, siapa yang bertanggung jawab untuk keamanan siber dalam infrastruktur TI yang semakin hari kian kompleks. Apakah itu dikelola oleh staf internal atau penasihat terpercaya, keamanan siber tidak boleh diabaikan. Semua bisnis harus menerapkan peran khusus di mana platform cloud, data sensitif dan proses bisnis tetap terkendali dan diawasi dengan baik,” tutur Maxim Frolov, Vice President Global Sales di Kaspersky Lab melalui keterangan resminya.

BACA JUGA:  Kaspersky Lab : Peranan Koneksi Internet Sangat Penting Buat Keluarga

Baca juga : Tips Cegah Penipuan Tiket Piala Dunia 2018 ala Kaspersky

Perkembangan cloud ini mengharuskan para UKM untuk mengambil pendekatan baru terhadap manajemen infrastruktur.

Masalahnya, tidak semua divisi TI internal memiliki keahlian yang cukup untuk menghadapi tantangan ini.

14% perusahaan dengan 50–249 karyawan mempercayai manajemen keamanan TI pada staf yang sama sekali bukan spesialis TI.

Hal ini dapat mengakibatkan munculnya risiko nyata terhadap keamanan siber perusahaan dimana mereka tidak selalu dapat memantau, karena terlalu fokus pada pengembangan bisnisnya.

Sebagian perusahaan belum menyadari pentingnya security. Untuk UKM, keamanan data adalah tantangan nomor satu yang harus mereka hadapi.

Namun 49% usaha mikro dan 64% usaha kecil menengah menyimpan data berharga klien di dalam perangkat seluler para karyawan.

Meskipun perusahaan kecil sadar akan masalah ini, mereka tidak memiliki pemahaman jelas tentang siapa yang memikul tanggung jawab atas aset-aset tersebut, karena mereka memanfaatkan cloud.

Perusahaan dengan karyawan sampai 49 orang menunjukkan sikap yang merisaukan terhadap masalah ini. Misalnya, hampir dua pertiga (64%) responden usaha mikro yakin bahwa penyedia layanan cloud bertanggung jawab atas keamanan aplikasi pertukaran dokumen, sementara 56% responden usaha menengah berpendapat sama.

BACA JUGA:  Waspada ! Konten Dewasa Sering Diakses Anak-Anak

MUST READ

Ini 4 Fitur Andalan Vivo V11 Pro

Jakarta, Selular.ID – Vivo secara resmi meluncurkan smartphone barunya ke Indonesia yakni Vivo V11 Pro. Sejauh ini Vivo dikenal dengan inovasi dan teknologi barunya. Vivo...

LATEST

Line Concert Ketiga Sambangi Yogyakarta

Jakarta, Selular.ID - Line Concert akan kembali menyapa masyarakat Indonesia tahun ini. Setelah mengunjungi Surabaya dan Medan, kini Line Concert akan hadir di Yogyakarta...

ShopeePay Kantongi Izin BI

Jakarta, Selular.ID – Satu tahun dibekukan karena proses perizinan, akhirnya Shopee bersiap meluncurkan ulang dompet digital di dalam aplikasi yang bernama ShopeePay. “Payment kita baru...

Oppo Ungkap Alasan Rilis F9 Lebih Cepat

Jakarta, Selular.ID - Oppo Indonesia mengaku F9 rilis lebih cepat dari jadwal seharusnya, baik di kancah global maupun di tanah air. "OPPO F9 itu kehadirannya...

Ovo QR Code Sudah Bisa Digunakan di Bandung

Jakarta, Selular.ID – Ovo mengumumkan bahwa Ovo QR code telah tersedia dan dapat diakses melalui aplikasi Ovo dan Grab. Ovo telah memperluas jangkauannya ke...

Berhenti Beroperasi, Ini Cara Backup Data Path Anda

Jakarta, Selular.ID - Path resmi mengumumkan penghentian layanannya. Melalui blog resmi, media sosial mengimbau penggunanya untuk menyimpan data yang pernah dibagi di platform. "Dengan penuh...