Sunday, September 23, 2018

Australia Bersiap Melarang Penggunaan Teknologi 5G Milik Huawei

Jakarta, Selular.ID – Pemerintah Australia akan segera menetapkan pelarangan bagi vendor Cina Huawei dari tender peralatan telekomunikasi untuk jaringan 5G di negara itu. Seperti Amerika Serikat dan sekutu lainnya, kekhawatiran atas keamanan data yang bersifat sensitif menjadi pemicu munculnya kebijakan tersebut.

Berdasarkan dua sumber terpercaya, kantor berita Reuters melaporkan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk tindakan atas kecurigaan jangka panjang yang diyakini oleh badan-badan intelijen barat terkait operasi bisnis Huawei dengan pemerintah China dan kekhawatiran terkait peralatannya dapat digunakan untuk tindakan memata-matai atau spionase.

Bulan lalu, Huawei membalas kritik dari negara mengenai keamanan peralatannya, karena berusaha untuk menghilangkan kekhawatiran dan menghindari terkunci dari penawaran untuk kontrak 5G.

Huawei berjanji kepada para pejabat Australia untuk melakukan pengawasan menyeluruh atas peralatan 5G-nya, termasuk penempatan BTS, menara dan peralatan transmisi radio. Namun berbagai langkah pembelaan yang dilakukan petinggi Huawei di negeri kanguru itu tampaknya tidak berhasil.

Baca juga: Karena Alasan Keamanan, Huawei Terancam Tak Bisa Ikut Tender 5G

Reuters mencatat, kampanye pelarangan bagi Huawei karena isu keamanan nasional, tampaknya telah diterima oleh negara lain, termasuk Inggris. Isu tersebut menyentuh pejabat pemerintah yang pada akhirnya berujung pada peninjauan semua produk telekomunikasi, terutama yang berasal dari vendor China.

Sejauh ini AS merupakan negara terdepan yang bersikap sangat keras terhadap vendor China, seperti Huawei dan ZTE. Khusus untuk Huawei, AS telah mematikan sebagian besar dari jaringan yang sebelumnya dibangun Huawei, sementara bisnis perdesaannya di negara itu juga terancam.

BACA JUGA:  Geser Apple, Huawei Duduki Posisi Kedua Worldwide Top 5 Smartphone Sales to End Users Q2 2018

Baca juga: Sanksi Terhadap ZTE dan Huawei, Apa Sesungguhnya yang Terjadi?

Badan-badan intelijen Australia telah mengatakan model pengawasan semacam itu atau perlindungan lain yang diadopsi oleh negara-negara barat lainnya termasuk Kanada dan Jerman, tidak akan cukup untuk menghilangkan kekhawatiran. Alhasil, opsi melakukan pelarangan terhadap teknologi 5G yang dikembangkan Huawei adalah hal yang sangat memungkinkan.

Salah satu sumber pemerintah mengatakan kepada Reuters bahwa, sebagai perusahaan China dan di bawah hukum komunis, “mereka harus bekerja untuk agen intelijen mereka jika diminta. Tidak ada banyak perusahaan lain di seluruh dunia yang memiliki komite politik mereka sendiri.”

Sementara Huawei menghadapi pelarangan jaringan 5G Australia, perusahaan pada minggu ini dilaporkan memenangkan kontrak di negara tersebut untuk membangun dan memelihara sistem radio, yang dirancang untuk memberikan layanan suara dan data pada jaringan kereta api di kota Perth.

Laporan menyatakan kesepakatan dari Otoritas Transportasi Umum Australia Barat bernilai AUD136 juta (US$ 101 juta): akan mulai berjalan pada akhir bulan ini dan dijadwalkan selesai pada 2021 mendatang.

MUST READ

Ini 4 Fitur Andalan Vivo V11 Pro

Jakarta, Selular.ID – Vivo secara resmi meluncurkan smartphone barunya ke Indonesia yakni Vivo V11 Pro. Sejauh ini Vivo dikenal dengan inovasi dan teknologi barunya. Vivo...

LATEST

Line Concert Ketiga Sambangi Yogyakarta

Jakarta, Selular.ID - Line Concert akan kembali menyapa masyarakat Indonesia tahun ini. Setelah mengunjungi Surabaya dan Medan, kini Line Concert akan hadir di Yogyakarta...

ShopeePay Kantongi Izin BI

Jakarta, Selular.ID – Satu tahun dibekukan karena proses perizinan, akhirnya Shopee bersiap meluncurkan ulang dompet digital di dalam aplikasi yang bernama ShopeePay. “Payment kita baru...

Oppo Ungkap Alasan Rilis F9 Lebih Cepat

Jakarta, Selular.ID - Oppo Indonesia mengaku F9 rilis lebih cepat dari jadwal seharusnya, baik di kancah global maupun di tanah air. "OPPO F9 itu kehadirannya...

Ovo QR Code Sudah Bisa Digunakan di Bandung

Jakarta, Selular.ID – Ovo mengumumkan bahwa Ovo QR code telah tersedia dan dapat diakses melalui aplikasi Ovo dan Grab. Ovo telah memperluas jangkauannya ke...

Berhenti Beroperasi, Ini Cara Backup Data Path Anda

Jakarta, Selular.ID - Path resmi mengumumkan penghentian layanannya. Melalui blog resmi, media sosial mengimbau penggunanya untuk menyimpan data yang pernah dibagi di platform. "Dengan penuh...