Tuesday, October 15, 2019
Home News Serangan Ransomware Naik 350%  

Serangan Ransomware Naik 350%  

-

Jakarta,Selular.ID – Sebanyak 150 juta serangan siber terjadi di dunia sepanjang 2017.Hal tersebut berdasarkan laporan yang dirilis Dimension Data.

Tidak hanya itu laporan bertajuk Executive Guide to the NTT Security 2018 Global Threat Intelligence Report menyebutkan serangan, malware jenis Ransomware ternyata mencatatkan pertumbuhan paling besar.

Hendra Lesmana, Country General Manager Dimension Data, menuturkan serangan Ransomware tahun 2017 naik sampai 350 persen. Persentasenya dari seluruh serangan siber juga naik dari 1 persen di 2016 menjadi 7 persen di 2017.

“Di tahun ini, kami juga memprediksi serangannya akan semakin besar, dan jadi pintu masuk untuk melancarkan serangan lain,” kata Hendra, di Jakarta, Rabu (6/6/20198).

Dalam melancarkan serangannya, dikatakan Hendra  pelaku Ransomware menggunakan beberapa pintu masuk, seperti lewat WiFi publik atau email phising.

Karakteristik Ransomware yakni dengan menyandera atau mengunci data milik korban, kemudian meminta uang tebusan bila ingin data tersebut bisa diakses kembali.

Dari hasil laporan dimension data pun mendapati trend game yang semakin meningkat, baik lewat perangkat mobile maupun personal computer (PC) merupakan celah potensial bagi Ransomware, disebut-sebut 20 persen serangan Ransomware menyasar industri game.

“Penjahat siber melihat Industri game sekarang itu bisa mendapatkan revenue yang sangat besar. Bisa dibayangkan apabila ada server yang diserang, jutaan pelanggannya tidak bisa mengakses, yang mengakibatkan kerugian besar. Ini jadi target yang menarik bagi penjahat siber,” kata Hendra.

Baca juga: Setelah PC , Kini Android Menjadi Sasaran Mobile Ransomware

Ditambahkan Hendra, dia melihat trend kedepannya pun masih tidak  berbeda jauh dari tahun sebelumnya, serangan Ransomware pun akan merajalela, sehingga Hendra menyarankan berhati-hati dalam mengakses internet khususnya internet yang dipake ramai-ramai tanpa password.

Latest