Monday, May 20, 2019
Home News Startup Lokal Belum Aware Terhadap Hak Paten Produknya

Startup Lokal Belum Aware Terhadap Hak Paten Produknya

-

Jakarta,Selular.ID – Perkembangan Startup telah memasuki ranah bisnis skala kecil hingga besar. Hal ini membutuhkan penanganan dari beragam aspek, utamanya adalah aspek legal serta hak cipta atau hak paten.

Namun banyak Startup di Indonesia yang belum aware terhadap produknya, padahal itu merupakan bagian penting untuk melindungi produknya serta menjadikan produknya memiliki daya jual yang tinggi.

Hal tersebut diungkapkan Dede Mia Yusanti, Direktur Paten, DTLST, dan Rahasia Dagang, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum dan HAM RI, dalam dalam acara peluncuran hasil studi INDEF di Jakarta (08/05/18).

“Memang data detailnya belum ada, namun banyak Startup yang belum menyadari paten, hak kekayaan intelektual produknya. Sehingga awareness akan terus kita tingkatkan,”ujar Dede.

Diakatakan Dede, pihaknya terus memberikan pemahaman mengenai kekayaan intelektual dan paten, salah satunya adalah kerjasama dengan Bekraf untuk sosialisasi.mengenai kekayaan intelektual dan paten kepada Startup.

“Kami terus mendorong Starup, dan memberikan pemahaman mengenai manfaat kekayaan intelektual dan menganggap hal itu bukan sebagai aset dan dianggap cuma memakan biaya,”papar Dede.

Meskipun Startup belum banyak yang menyadari pentingnya paten dan kekayaan intelektual, namun secara keseluruhan Dede melihat bahwa pertumbuhan paten sejak empat tahun lalu mengalami peningkatan yang cukup baik.

Dikatakan Dede, jika empat tahun lalu permohonan paten berkisar enam ribu hingga tujuh ribu, dengan dominasi paten produk luar negeri 92%. Ditahun 2017 pemohonan paten menjadi 10 ribu, yang terdiri dari pemohonan paten luar negeri 8400 dan sisanya pemohonan  paten dalam negeri.

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest