Jakarta, Selular.ID – NetApp bekerjasama dengan Google meluncurkan NetApp Cloud Volumes untuk Google Cloud Platform (GCP). Melalui kerjasama ini, kedua perusahaan mengembangkan aplikasi, analitik, dan machine learning. NetApp juga memperkenalkan sistem cloud-connected flash tercepat di industry untuk mendukung teknologi artificial intelligence (AI).

Ini juga bertepatan dengan peresmian Data Visionary Center, experience center untuk membantu para mitra dan pelanggan dalam memanage data mereka.

BACA JUGA:
Awal Bulan Depan Google+ Ditutup, Begini Cara Amankan Data

“Adopsi cloud masih tinggi untuk perusahaan dalam mengolah data mereka. Untuk itu, kami menghadirkan layanan cloud dengan inovasi baru dalam memudahkan para pelanggan dan mitra kami,” ujar George Kurian, CEO NetApp melalui keterangan resminya.

Layanan terbaru Google Cloud Platform (GCP) ini meliputi NetApp Cloud Volumes, NetApp Snapshot dan rapid clone serta layanan untuk migrasi workload. NetApp Cloud Volumes untuk Google Cloud Platform merupakan layanan penyimpanan berbasis cloud yang fully-manage dan cloud-native yang mempercepat akses developer dalam mengolah data. Sinkronisasi otomatis dari NetApp, NetApp Snapshot dan rapid clone memungkinkan developer mengakselerasi pembuatan workstation dan membangun siklus.

BACA JUGA:
Google Kian Selektif Pilih Aplikasi Masuk ke Play Store

Layanan ini ideal untuk migrasi workload yang terdiri dari layanan-layanan file, analitik, database, disaster recovery dan DevOps. Ini memudahkan pelanggan dalam memindahkan data dari dan menuju on-premise serta cloud.

“Setiap perusahaan memiliki kebutuhan berbeda terhadap cloud, dengandependensi yang unik,” jelas Diane Greene, CEO, Google Cloud. Melalui NetApp Cloud Volumes untuk Google Cloud Platform memberikan performa tinggi yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan mereka,” tutup Diane Greene, CEO, Google Cloud.