Monday, August 19, 2019
Home News Fujifilm Tak Gentar Pasar Mirrorless Digusur Smartphone

Fujifilm Tak Gentar Pasar Mirrorless Digusur Smartphone

-

Jakarta, Selular.ID – Untuk kegiatan foto dan video saat ini, jarang sekali orang menggunakan kamera profesional. Bobot yang cukup berat membuat kebanyakan orang enggan membawa kamera profesional. Cukup dengan smartphone semua momen menarik dapat diabadikan.

Terlebih lagi di pasaran saat ini hadir berbagai smartphone yang mengedepankan kamera sebagai fitur andalan. Mulai dari resolusi besar, kamera utama ganda, teknologi AI dan lainnya.

Keberadaan kamera profesional pun sudah tergeser oleh smartphone. Melihat fenomena ini Fujifilm selaku produsen kamera tak gentar menghadapinya.

“Kamera compact memang terkena dampak pergeseran dari smartphone dengan fitur kamera handal. Sedangkan untuk kamera mirrorless dan yang butuh fitur advance itu tidak berpengaruh. Karena masing-masing pengguna kebutuhannya berbeda saat mengambil gambar,” Johannes J. Rampi, General Manager Elec & Consumer Printing Division Fujifilm menjelaskan kepada SelularID saat acara peluncuran Fujifilm X-T100 di bilangan Kuningan, Jakarta, Selasa (29/5/2018).

Menurutnya, tidak semua pengambilan gambar dapat dilakukan melalui smartphone.

“Jika pengguna membutuhkan kamera dengan view finder, kamera mirrorless masih menjadi pilihan bagi pengguna. Bobot nya pun lebih ringan dibandingkan kamera DSLR,” ungkap Johannes.

Johannes mengatakan bahwa penjualan kamera mirorrless Fujifilm pun tidak menurun, justru meningkat.

“Penjualan kamera Mirrorless naik baik secara online maupun offline. Untuk online meningkat sebesar 10% hingga 15%. Penjualan online lebih baik dibandingkan di toko retail,” imbuh Johannes.

Dikatakannya, masyarakat masih memilih pembelian di toko retail. Karena mereka butuh informasi yang lebih jelas ketika datang ke toko langsung. Penjualan Mirrorless secara online akan terus ditingkatkan oleh pihaknya.

“Kami bekerjasama dengan e-commerce seperti Blibli.com untuk penjualan online. Website resmi kita itu tidak untuk jualan, hanya untuk branding saja,” tutup Johannes.

Latest